Polair Polda Sumut Lakukan Mediasi Dua Kelompok Nelayan Bertikai Hingga Lakukan Pembakaran

IMG-20180219-WA0019

Tribratanews.sumut.polri.go.id – Polda Sumut, Polair Polda Sumut lakukan mediasi usai insiden pembakaran 8 unit kapal Pukat teri tarik dua kapal GT 5 di alur reklamasi Pelabuhan Belawan. Pembakaran kapal tersebut imbas dari 2 kelompok nelayan yang bertikai.
Sebelumnya pada hari ini Senin tanggal 19 Pebruari 2018 sekira pkl 06.30 wib, telah terjadi pembakaran 8 (delapan) unit Kapal pukat teri tarik dua kapal.
“Saat berangkat ke laut, tiba di alur reklamasi pelabuhan, Kapal Pukat Teri tersebut bertemu dengan kelompok nelayan jaring, nelayan tangkul gurita, nelayan pencari kerang, yang saat itu akan berangkat ke laut,” jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting.

IMG-20180219-WA0018
Kombes Rina menjelaskan para nelayan tersebut sebanyak kurang lebih 30 sampai 100 orang, melakukan penghadangan terhadap pukat teri tarik dua kapal.
“Awak kapal dinaikkan ke sampan dan di bawa ke darat, sedangkan 8 (delapan) unit kapal pukat teri tarik dua kapal 5 GT, di bakar beserta alat tangkap diatas kapal,” ujarnya.
Asal muasal penyebab konflik tersebut terjadi karena nelayan jaring, nelayan tangkul gurita, dan nelayan kerang, dari Bagan Deli Belawan, merasa keberatan karena kapal pukat teri tarik dua kapal ( pair trwals) menggunakan alat tangkap yang dilarang oleh Undang-undang.
“Situasi di TKP sampai saat ini aman dan trkendali. Kerugian materi kapal 5 GT, 8 (delapan) unit habis trrbakar, KL Rp 200.000.000 ( dua ratus juta rupiah), semntara Korban jiwa nihil,” ujar Kabid Humas.
Sementara ini langkah yg di lakukan pihak Kepolisian, melalukan mediasi kepada dua kelompok nelayan yang sedang konflik, agar menahan diri tidak melakukan serangan balasan.

Penulis : Rico
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Rico

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password