Polwan Polres Banjarnegara Berbagi Keceriaan Kepada Anak-Anak di Pengungsian

Tribratanews.polri.go.id – Hujan lebat pada Jumat (9/2/2018) sore mengakibatkan tanah bergerak di Desa Sirongge Kecamatan Pandanarum Kabupaten Banjarnegara.

Tebing dengan tinggi 30 meter dan lebar 10 meter menutup akses jalan Desa Sirongge menuju Pandanarum dan Kalibening.

Tidak ada korban jiwa, namun sebanyak 128 kepala keluarga terpaksa mengungsi pada beberapa titik yang lebih aman.

Mengetahui kejadian tersebut, Kapolres Banjarnegara, AKBP Nona Pricillia Ohei, SIK, SH, MH bersama Polwan Polres Banjarnegara mendatangi lokasi pengungsian di Desa Sirongge, Kamis (15/2/2018).

Disana, Kapolres Banjarnegara bersama dengan para polwan cantik datang menghibur anak-anak pengungsi di Desa Sirongge.

Mulai dari menyanyikan lagu bersama, bermain hingga membagikan jajanan kesukaan anak-anak mampu memberikan kehangatan dan kebahagiaan ditengah-tengah suasana pengungsian.

Tak hanya itu, semangat dan motivasi juga disampaikan Kapolres Banjarnegara kepada anak-anak agar tidak putus asa dalam menggapai cita-cita dan impian untuk masa depan.

Pada kesempatan yang sama, dua anak pengungsi yang berprestasi disekolahnya juga mendapatkan hadiah spesial dari Kapolres Banjarnegara berupa tas hitam untuk menambah semangat belajar anak.

“Hal ini merupakan cara Polres Banjarnegara sebagai trauma healing kepada anak-anak pada pengungsian untuk mengurangi trauma atau ketakutan akan bencana alam. Sehingga anak-anak nantinya dapat lebih siap jika mengalami kejadian serupa,” ucap Kapolres Banjarnegara.

A

Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Tresno Polres Banjarnegara dalam kepeduliannya kepada masyarakat.

Polisi Tresno yang berarti Temoto atau temata, Roso atau rasa, Empati, Subyung atau bekerjasama, Ngamanke atau mengamankan dan Open atau peduli.

Hingga kemarin (18/2/2017) 128 KK yang mengungsi telah pulang kerumah masing-masing setelah dinyatakan aman oleh Tim Badan Geologi Banjarnegara.

Namun ada 11 KK yang diperbolehkan pulang agar tetap waspada dan mengungsi jika hujan turun lebih dari satu jam.

Sementara itu, akses jalan Desa Sirongge menuju Pandanarum dan Kalibening masih belum dapat dilalui. Masyarakat harus menggunakan jalan alternatif melalui Dusun Sawangan dan Dusun Gumelar untuk kendaraan roda dua dan Dusun Lengsar dan Desa Laweng untuk kendaraan roda empat.

Penulis : Asri

Editor : Alfian

Publish : Asri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password