Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polda Bali Gelar Upacara Bendera

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional, bertempat di Halaman Depan Mapolda Bali, Senin (19/2/2018). Upacara ini diikuti oleh Pejabat Utama Polda Bali dan seluruh anggota serta PNS Polri Polda Bali. Bertindak selaku Inspektur Upacara yaitu Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel jajaran Polda Bali atas pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif pada setiap tahapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018.

Lebih lanjut, Wakapolda Bali menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkada saat ini sudah memasuki tahapan kampanye. Berbagai permasalahan mungkin terjadi pada saat pelaksanaan Pilkada, mulai dari netralitas penyelenggara Pilkada dan aparatur sipil negara, politik uang, kampanye hitam. Bahkan, yang tidak kalah penting adalah isu atau berita palsu (hoax) yang beredar di media social dapat merubah situasi Kamtibmas menjadi tidak kondusif.

Dijelaskannya, Polri sebagai leading sector dalam pengamanan Pilkada harus mampu menjadi cooling system dalam menghadapi peningkatan suhu politik, sehingga tidak terjadi over heated. Untuk itu, baik Polda maupun Polres harus membangun komunikasi dengan tim kampanye masing-masing paslon pada saat tahap kampanye. Hal ini dilakukan untuk mengetahui rencana kegiatan kampanye, baik itu kampanye dialogis maupun kampanye monologis, sehingga dapat mempersiapkan pengamanan dengan baik.

Selain itu, Jenderal bintang satu di pundak ini juga meminta untuk memantau terus dan take down bila ada penyebaran isu atau berita-berita hoax yang beredar di media sosial terkait Pilkada melalui tim cyber troop. Tidak hanya itu, anggota yang sudah tergabung dalam Operasi Mantap Praja Agung 2018, harus selalu di cek kehadirannya dan diberikan haknya, sehingga kalau tidak hadir dalam tugas operasi maka akan dijatuhkan sanksi yang lebih berat.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada, Polri menggunakan prinsip preventif proaktif, bukan represif responsive. Untuk itu, seluruh Kasatker diminta agar segera menindak lanjuti dan langsung berikan arahan kepada anggota, demi kelancaran pelaksanaan pengamanan Pilkada 2018.

“Saya mengingatkan kepada seluruh personel Polda Bali, walaupun saat ini kita sedang melaksanakan pengamanan Pilkada, saya menyampaikan untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Wakapolda Bali.

Upacara yang rutin digelar setiap bulan ini juga diisi dengan pengucapan Tri Brata dan Catur Prasetya serta pembacaan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia oleh perwakilan personel dari Direktorat Polair Polda Bali.

Penulis : Komang Arya

Editor   : Sarjana

Publish : Windyasa

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password