Usai Tikam Korban di Terminal, Pemuda Ini Menyerahkan Diri ke Polres Bulukumba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Pelaku penganiayaan yang terjadi di Terminal Induk Kabupaten Bulukumba, yang mengakibatkan korbannya mengalami beberapa luka tusuk akhirnya menyerahkan diri Ke Mapolres Bulukumba, Sabtu (17/02/18) sekira pukul 19.20 Wita.

Pelaku bernama Idul Ciputra (21) tahun menyerahkan diri ke Mapolres Bulukumba dengan diantar oleh keluarganya.

Korban Askullah (40) menderita luka tikaman dibeberapa bagian tubuhnya yakni pada bagian tangan kanan, perut sebelah kanan dan Luka memar pada bagian kepala.

Kejadian penikaman tersebut berawal pada saat korban tiba di Terminal Induk Kabupaten Bulukumba, korban langsung didatangi oleh perempuan Nurliah dan Idul Ciputra yang terlebih dahulu sudah berada di terminal, kemudian terjadi pertengkaran mulut dan tersangka langsung mengeluarkan sebilah badik dan menusuk korban.

Dugaan sementara penikaman ini bermotif perebutan lahan di terminal dimana Korban dan pelaku berprofesi sebagai Ahen mobil penumpang.

Banyak faktor yang menyebabkan orang tega melakukan penganiayaan walau hanya persoalam sepeleh, diantaranya :

1.Hasad dengki berlaku disebabkan perasaan tidak senang hati satu  pihak disebabkan kelebihan yang ada pada pihak lain yang tidak ada padanya.

2.Tamak berlaku disebabkan sikap tidak mau kelebihan yang  ada pada dirinya dimiliki juga orang lain. Ini juga disebabkan sikap tidak mahu sesuatu peluang didahului oleh orang lain.

3.Tidak berupaya melawan nafsu. berlaku disebabkan emosi atau nafsu yang memuncak sehingga dirinya dikuasai oleh nafsu.

4.Dendam atau cemburu berlebihan. berlaku disebabkan seseorang itu merasakan bahwa dia tidak atau kurang diberi perhatian atau merasakan orang lain mendapat layanan yang lebih daripadanya.

Dalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” (Hr. Muslim)

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password