Polres Tator Bantu Personel yang Sakit dengan Gerakan 1000 Rupiah

 

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Gerakan 1.000 Rupiah Polres Tana Toraja betul-betul bermanfaat. Hanya dengan mengumpulkan 1.000 Rupiah setiap harinya dengan pengadaan Kotak Amal, hasilnya bisa begitu berarti bagi orang yang membutuhkan.

Bersumber dari hasil gerakan tersebut, Panit I Binmas Polsek Rantepao IPDA Ahmad Muhtar, S.Sos menjenguk personil Bhabinkamtibmas Polsek Sanggalangi BRIPKA FERDI KARAENG yang telah hampir 1 (satu) bulan tidak masuk kantor karena sakit.

Bripka Ferdi Karaeng masuk rumah sakit Bhayangkara pada tanggal 24 januari 2018 sampai 08 februari 2018 dan di diagnosa oleh dokter menderita penyakit “Buerger Disease” yakni penyakit pembuluh darah yang mengharuskan jari telunjuk kiri diamputasi.

Mendengar kabar anggotannya yang sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit, Panit I Binmas Polsek Rantepao langsung bergegas untuk melihat keadaan anggotanya yang telah menjalani perawatan, Selain itu, IPDA Ahmad Muhtar, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dilakukan karena dalam sebuah organisasi satu sama lain harus saling menguatkan.

Panit I Binmas Polsek Rantepao yang juga 1 Alumni Bintara TTNT ASADE 2002 (Dikmaba Polri 2002) juga menyampaikan “Kita ini ibarat tubuh, kalau ada bagian tubuh yang sakit satu sama lain saling merasakan”. Dengan kehadiran Panit I Binmas Polsek Rantepao, selain merupakan wujud rasa kepedulian bersama hal ini juga diharapkan dapat memberi motivasi kepada keluarga maupun anggota yang sakit agar cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.

Tidak sampai disitu, IPDA Ahmad Muhtar, S.Sos mengatakan “Tanpa rekan-rekan, saya bukan siapa-siapa. Kami do’akan semoga BRIPKA Ferdi Karaeng lekas sembuh dan dapat berdinas lagi berkumpul bersama kita”.

Apa yang dilakukan Ipda Mukhtar adalah salah satu bentuk kepedulian Polri kepada sesama sekaligus membuktikan keimanan seorang muslim, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ’anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah Azza wa Jalla senantiasa akan menolongnya. Barangsiapa melapangkan kesulitan orang Muslim, maka Allah akan melapangkan baginya dari salah satu kesempitan di hari Kiamat dan barangsiapa menutupi (aib) orang Muslim, maka Allâh menutupi (aib)nya pada hari Kiamat.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang maknanya), “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.”

Karena balasan itu sesuai dengan jenis perbuatan. Hadits-hadits tentang masalah ini banyak sekali, misalnya sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Sesungguhnya Allah menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan lainnya dari Usamah bin Zaid Radhiyallahu anhu).

Seorang Muslim hendaknya berupaya untuk membantu Muslim lainnya. Membantu bisa dengan ilmu, harta, bimbingan, nasehat, saran yang baik, dengan tenaga dan lainnya.

Seorang Muslim hendaknya berupaya menghilangkan kesulitan atau penderitaan Muslim lainnya. Bila seorang Muslim membantu Muslim lainnya dengan ikhlas, maka Allah Azza wa Jalla akan memberikan balasan terbaik yaitu dilepaskan dari kesulitan terbesar dan terberat yaitu kesulitan pada hari Kiamat.

Oleh karena itu, seorang Muslim mestinya tidak bosan membantu sesama Muslim. Semoga Allah Azza wa Jalla akan menghilangkan kesulitan kita pada hari Kiamat.

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password