Keterbukaan Informasi Publik : Polres Mojokerto Gelar Diklat Jurnalis Pada Anggota

tribratanews.polri.go.id Polres Mojokerto Polda Jatim – Dalam rangka mensosialisasikan undang undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kapolres Mojokerto sangat peduli akan pelayanan informasi publik dengan menggelar pendidikan dan pelatihan jurnalis pada anggotanya. Dimana sekarang adalah jaman now tidak ingin anggotanya tidak memahami pentingnya informasi.

IMG-20180217-WA0015

Secara etimologis, jurnalistik berasal dari kata journ. Dalam bahasa Perancis, journ berarti catatan atau laporan harian. Secara sederhana jurnalistik diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan pencatatan atau pelaporan setiap hari.

Secara konseptual, jurnalistik dapat dipahami dari tiga sudut pandang, yakni sebagai proses, teknik, dan ilmu. Sebagai proses, jurnalistik adalah aktivitas mencari mengolah, menulis, dan menyebarluaskan informasi kepada publik melalui media massa.

Sebagai teknik, jurnalistik adalah keahlian atau keterampilan membuat karya jurnalistik termasuk keahlian dalam menyusun dan merangkai kata, dan pengumpulan bahan pemberitaan seperti peliputan peristiwa atau reportase dan wawancara.

Sebagai ilmu, jurnalistik adalah bidang kajian mengenai pembuatan dan penyebarluasan informasi melalui media massa.

Kemampuan kemampuan inilah yang diharapkan oleh Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K MH. mampu dimiliki anggota nya dalam membuat, mengolah dan menuliskan laporan kegiatan agar dapat terpublikasi dgn baik.

IMG-20180217-WA0010

Untuk itu Tak kurang selama 2 (dua) hari lama nya terhitung mulai tgl 14-15 Februari 2018 anggota Polres Mojokerto sekitar 50 orang menerima Diklat pelatihan jurnalistik dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Ruang Command Center Wira Pratama Polres Mojokerto.

AKBP Leo menjelaskan kepada anggota nya bahwa, “Dengan adanya pelatihan ini saya berharap rekan rekan semuanya mampu menulis berita dengan baik untuk mengangkat hal hal lain tentang kepolisian yang masyarakat harus ketahui”.

“Selama ini masyarakat hanya mengetahui bahwa tugas polisi adalah menilang pengendara dan mengungkap kasus kejahatan. Padahal ada banyak tugas kepolisian yang humanis dan sangat menyentuh masyarakat yang tidak pernah terpublikasi”. Tegas Pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1997 ini.

“Diantara nya bagaimana Bhabinkamtibmas desa menyelesaikan permasalahan desa nya, menjadi guru mengaji, menyediakan perpustakaan keliling untuk menumbuhkan minat membaca, memberikan khutbah saat sholat jumat tentang toleransi beragama dan masih banyak lagi”. Terang AKBP Leonardus Simarmata saat menutup diklat jurnalistik Kamis (15/2/18) pukul 10.00 WIB.

Penulis : Umam/dwa

Editor : Alfian Nurnas

Publish : Umam

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password