Kapolres Mojokerto Narasumber Fasilitasi Pendampingan Dana Desa

tribratanews.polri.go.id, Polres Mojokerto Polda Jatim – Kapolres Mojokerto yang selalu aktif dalam setiap kegiatan Kepolisian khususnya langsung menindaklanjuti MoU Kapolri, Mendagri dan Mendes pada pertengahan tahun lalu guna mewujudkan Nawa Cita ketiga kepemimpinan Presiden Joko Widodo ‎yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan.

Pemerintah Kab Mojokerto bersama Polres Mojokerto telah melaksanakan MoU pendampingan dana desa pada akhir tahun lalu. Guna mengoptimalkan Alokasi Dana Desa (ADD) siang kemarin Kamis (15/2/18) sekitar pukul 10.30 WIB telah dilaksanakan Fasilitasi Pendampingan Dana Desa tahun 2018 yang digelar oleh Dinas DPMD di Hotel Vanda Trawas.

IMG-20180217-WA0008

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mojokerto Bapak H Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto, Asisten 1 Bidang Kesra Bapak Agus, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Bapak Ardi Sedianto, OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Camat, Sekcam dan Kasipem Se-Kab Mojokerto serta pejabat utama Polres Mojokerto total sekitar 400 orang hadir dalam forum tersebut.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K MH. Dalam kegiatan adalah narasumber utama dalam tema Mengawal Dana Desa. “Dalam hal ini saya sangat bangga atas undangan yg dikirim kepada kami, karena Ada beberapa hal yg perlu disampaikan, negara sudah memberikan dukungan anggaran yg langsung diberikan kepada pemerintah desa, anggaran tersebut sayang kalau tidak dimanfaatkan oleh sebab itu ajukan RAB yg disesuaikan dengan kebutuhan desa bapak ibu sekalian”. Ucap AKBP Leo diawal memberikan materi.

IMG-20180217-WA0006

Kapolres Mojokerto menjelaskan secara rinci apa saja yg menjadi point penting dalam materi nya. Mulai dari pengertian pengertian, Dasar Hukum, Peran Polri dalam mengawal dana desa, Tindak Pidana Korupsi dsb. “Pada prinsip nya penegakan hukum yang kami lakukan akan menggunaakan asas ultimum remidium atau bisa kita sebut obat terakhir. Selama bapak dan ibu sudah melaksanakan proses sesuai ketentuan dan peraturan, sesuai pentahapan yang benar dan pengajuan yang bapak ibu ajukan sesuai dengan fakta / riil dilapangan tidak data fiktif, maka tidak akan menjadi masalah. Apabila terjadi kesalahan yang sifat Nya administratif tidak ada masalah semua masih tahap belajar dan masih bisa di perbaiki”. Terang Kapolres Mojokerto

Penulis : Umam/dwa

Editor : Alfian Nurnas

Publish : Umam

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password