Batamad Jekan Raya Laporkan FPI Menodai Lambang Negara

IMG20170121130952Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalteng, Aksi demonstrasi yang dilakukan ormas Front Pembela Islam (FPI) di Jakarta, (16/1/2017) lalu,  banyak menuai protes dari masyarakat diberbagai daerah, tidak terkecuali di Kalimantan Tengah. Pasalnya, dalam aksi demontrasi tersebut ormas FPI ada yang menggunakan bendera Merah Putih bertuliskan huruf arab dan gambar pedang.

Salah satu warga Kota Palangka Raya Iwan Krisnanto (29) atas nama Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Jekan Raya melaporkan hal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kalteng, Sabtu (21/01/2017) pukul 12.30 WIB.

Dalam keterangannya, Iwan mengatakan, jika laporan yang dilakukannya ini setelah menonton televisi Metro TV,  Selasa (17/01/2017) kemaren, yang menayangkan aksi demo ormas FPI di Jakarta. “Tidak hanya sampai disitu, kemudian saya membuka situs youtube terkait adanya aksi demo yang membawa Bendera Merah Putih bertuliskan huruf Arab dan bergambarkan pedang tersebut,” ujarnya.

Kapolda Kalteng Brigjen Pol. Drs. Anang Revandoko melalui Kepala Siaga 1 Kompol Lukman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus penodaan lambang negara. “Benar saudara Iwan sudah kami terima laporannya.  Dia melaporkan FPI atas kasus penodaan terhadap lambang negara,” terangnya ke Tribratanewskalteng.

Selain itu, Lukman menerangkan, bahwa FPI disangkakan melanggar UU No 24 Tahun 2009 Jo pasal 154a tentang penodaan terhadap lambang negara.

Penulis : Doni Kurniawan

Editor : Kang Iqbal

Publish : Doni Kurniawan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password