Razia Yustisi, Polres Tana Toraja Jaring Empat Pasangan Mesum

 

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Dalam perkembangan zaman sekarang yang semakin kompleks, turut mempengaruhi setiap aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya yaitu interaksi atau hubungan sosial pada kalangan anak muda yang mulai menyimpang bahkan sangat memprihantinkan, utamanya pada momen tertentu seperti malam Valentine.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, atas perintah Kapolres Tana Toraja melalui Kabag Ops agar membentuk tim gabungan antara Anggota Polres Tana Toraja dan Polsek Rantepao untuk melaksanakan Operasi Yustisi . adapun Target Operasi yaitu pasangan – pasangan gelap yang kumpul kebo di penginapan – penginapan se-kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis 14 Februari 2014 pukul 21.00 WITA sampai pukul 01.00 dinihari dan memprioritaskan wisma – wisma atau penginapan – penginapan lainnya yang dicurigai sebagai tempat para pasangan gelap dalam melaksanakan aksinya .

Dalam kegiatan tersebut tim berhasil mengamankan empat pasangan gelap yang sementara asik berduaan dibeberapa kamar wisma dan penginapan – penginapan lainnya.

Dari pengungkapan tersebut sangat memprihatinkan karena mereka tidak bisa menunjukkan surat nikah atau identitas lainnya .

Kabag Ops Polres Tana Toraja, Kompol Budi Gunawan, S.E, M.H, menjelaskan “Operasi Yustisi dilaksanakan guna mengantisipasi adanya pasangan – pasangan gelap yang sering berduaan di kamar wisma atau penginapan lainnya mengingat hari ini adalah malam Valentine . Adapun keempat pasangan tersebut diamankan di Polres Tana Toraja untuk pemeriksaan lebih lanjut .”

Keesokan harinya, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Rantepao Bripka Yasin bersama anggota reskrim melakukan pembinaan terhadap keempat pasangan gelap tersebut yang dihadiri oleh orang tua dari masing masing serta dibuatkan surat pernyataan kemudian yang bersangkutan dikembalikan kepada orangtua masing – masing.

Dari hasil yang didapat dilapangan menjadi acuan bagi Polres Tana Toraja untuk meningkatkan kepekaan terhadap pasangan muda di wilayah hukum Polres Tana Toraja agar terhindar dari perbuatan yang menyimpang dan mengurungkan niatnya untuk melakukan hal yang melanggar hukum.

Fenomena kumpul kebo atau bercampur baurnya antara lelaki dan perempuan terjadi di setiap tempat. Pergaulan bebas digandrungi setiap remaja. Prostitusi dan media porno dibuka di sembarang tempat, dan setiap orang leluasa menikmatinya tanpa batas.

Pergaulan bebas dan pacaran, bahkan seks bebas di kalangan kawula muda dianggap perkara biasa, karena sudah menjadi lifestyle (gaya hidup) di sebagian kalangan masyarakat. Perempuan bergandengan dan pergi dengan laki-laki yang bukan mahramnya, baik dalam acara resmi, santai, study atau bisnis. Maka tidak dapat dielakkan lagi bahwa musibah besar akan menimpa generasi muda negeri ini.

Oleh karena itu, seorang remaja Muslim yang ingin pandai bergaul namun tetap bersih dan tidak terkontaminasi oleh berbagai macam kebiasaan buruk dan dekadensi moral sehingga menjadi “sampah masyarakat”, harus memperhatikan dan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut.

Kondisi saat ini sungguh sangat memprihatinkan, sebab anak-anak yang masih belia dan produktif, yang seharusnya masih bersungguh-sungguh menentukan arah hidupnya, ternyata terperosok dalam pergaulan bebas dan penggunaan obat terlarang. Kondisi ini diperparah dengan tayangan televisi yang menampilkan adegan ranjang secara vulgar atau penerbitan majalah murahan.

Islam sebagai agama yang sempurna, telah mengatur etika pergaulan dengan norma-norma yang sangat indah. Jika diamalkan, akan tercipta kehidupan yang terhormat dan bermartabat.

Allah Azza wa Jalla menjaga manusia dengan syariat Islam yang membatasi pergaulan antara laki-laki dan perempuan dengan ketat. Tidak boleh bercampur baur antara laki-laki dan perempuan, bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang wanita sering keluar rumah; kecuali untuk urusan mendesak dan sangat penting; walaupun untuk shalat.

Sebagaimana `Abdullah bin Umar Radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika isteri-isteri kalian minta izin kepada kalian pada waktu malam ke masjid (untuk ibadah), maka izinkanlah bagi mereka.”

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password