Rumah Kedua Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dijaga Polisi

4
Tribratanews.polri.go.id ,Polda Bali – Sejak ditetapkan sebagai paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pada Senin (12/2/2018) lalu, rumah paket KBS-Ace dan Mantra-Kerta dijaga polisi. Sebanyak 18 personel Direktorat Sabhara Polda Bali yang terlibat Ops Mantap Praja Agung-2018 disiagakan selama 24 jam dilengkapi senjata laras panjang dan HT (Handy Talky).
Kasi Nego Ditsabhara Polda Bali, Kompol I Gusti Made Rai Sukawana selaku Kasubsatgas Pengamanan Tempat Tinggal Ops Mantap Praja Agung-2018 mengatakan, pihaknya melakukan penjagaan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam pengamanan Pilkada serentak. Selain rumah kedua paslon, polisi juga menjaga kantor KPU, Bawaslu, DPRD dan kantor Gubernur Bali.
“Pengamanan ini merupakan salah satu kegiatan preventif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama Pilkada berlangsung. Selain memberikan jaminan keamanan, para polisi yang berjaga akan mengantisipasi seluruh aksi teror yang mungkin terjadi,” tegas Kompol I Gusti Made Rai Sukawana.
Dijelaskannya, anggota yang bertugas akan mengontrol situasi sekitar rumah Paslon. Setiap saat, hasil kontrol dilaporkan ke Posko Ops Mantap Praja Agung Polda Bali melalui alat komunikasi.
Meski ditugaskan di rumah Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, perwira melati satu di pundak ini menjamin jika anggotanya akan tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis. “Sebelum bertugas, mereka sudah diberikan pemahaman tentang tugas pokoknya. Mereka juga terus diingatkan, untuk selalu mentaati 13 pedoman sikap netralitas anggota Polri saat Pilkada serentak,” ucapnya.
Sementara untuk kebutuhan makan dan minum para polisi, seluruhnya ditanggung anggaran pengamanan Pilkada Bali. Total anggaran pengamanan Pilkada yang disahkan DPRD Provinsi Bali mencapai Rp 50 Miliar.
Penulis: Bina Wartawan
Editor: Swanjaya
Publish: Yusdinata

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password