Penyidik Polda DIY Panggil 15 Saksi Terkait Penyerangan Gereja St. Lidwina Bedog Sleman

tribratanews.polri.go.id -PoldaDIY, setelah dilakukannya operasi pengankatan butir peluru yang bersarang di kaki pelaku penyerangan Gereja St. Lidwina Bedog Gamping Sleman. Kondisi terkini pelaku sudah ada perkembangan membaik. Hal ini disampaikan Kepala RS Bhayangkara Polda DIY Komisaris Polisi (Kompol) Theresia Lindawati kepada juru warta, Selasa (13/2/2018).

Kompol dr. Theresia menyampaikan, meski kondisinya telah membaik, saat ini pelaku masih menjalani perawatan di ruang tertutup disertai penjagaan oleh personil Brimob Polda DIY. Ada sepuluh dokter yang menangani pelaku.

“Suhu sudah normal, sudah mulai latihan jalan, makan dan minum sudah oke. Luka-luka sudah mengering,” kata dia.

Selain itu, Kabidhumas Polda DIY AKBP Yuliyanto, M.Sc., menambahkan saat ini Penyidik Polda DIY dalam menangani kasus penyerangan Gereja dibantu oleh tim Densus 88 Mabes Polri. Pelaku sudah bisa berkomunikasi dan bersikap kooperatif saat dilakukan pemeriksaan. Untuk menelusuri kegiatan pelaku sebelum penyerangan, petugas telah memanggil 15 saksi dari masyarakat yang ada di sekitar gereja dan beberapa orang yang mengenal pelaku.

“Hasilnya dari keterangan saksi belum bisa kita publikasikan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, kasus penyerangan di Gereja St. Lidwina Bedog Gamping, Sleman beberapa hari yang lalu ramai diperbincangkan. Pelaku yang berasal dari Banyuwangi ini berhasil dilumpuhkan oleh anggota Polsek Gamping yang dengan cepat datang ke lokasi kejadian. Akibat penyerangan tersebut, empat orang menjadi korban sabetan pedang, temasuk Aiptu Munir yang terkena pada lengan kiri dan kakinya. Tidak hanya itu Pastur Prier yang memimpin misa dan jemaat yang hadir tidak luput dari penyerangan pelaku.

penulis : Jay
editor : Alfian
publish : Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password