Polresta Kediri Bentuk Satgas Anti Politik Uang Tangkal Kecurangan Pilkada

20180209154218akp

Tribratanews.polri.go.id, Polresta Kediri Bentuk satuan tugas (satgas) politik uang atau money politic selama Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kediri 2018. Mereka akan bertugas untuk melakukan penyelidikan dan operasi tangkap tangan jika terjadi transaksi politik uang.

Kasatreskrim Polresta Kediri, AKP Ridwan Sahara mengatakan, tujuh personel sudah disiapkan untuk melakukan penyelidikan bahkan penangkapan jika diketahui terjadi transaksi uang. Tidak hanya pemberi uang politik, penerima uang itu juga bisa dikenai pidana.

“Kita sudah menyiapkan personel, yang nantinya jika diketahui terjadi politik uang akan koordinasi dengan panwaslu untuk melakukan penangkapan. Semua bisa dijerat, baik yang memberi maupun yang menerima uang politik itu,” ujarnya, Selasa (13/2) siang.

Dijelaskan, pelanggaran money politic itu tidak hanya berupa uang, namun termasuk barang yang digunakan untuk mempengaruhi pilihan masyarakat dalam menentukan kepala daerah lima tahun ke depan.

“Siapapun yang terlibat akan dikenai hukuman penjara minimal 24 bulan dan maksimal 36 bulan,” tegasnya.

Sementara, Komisioner Panwaslu Kota Kediri Divisi Pencegahan, Mansur mengatakan, Satgas money politic itu di bawah koordinasi sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu). Tim Gakkumdu memiliki waktu 14 hari untuk melakukan proses penyidikan terhadap operasi tangkap tangan dari satgas money politic itu.

“Karena polisi bukan warga yang memiliki hak pilih, maka tim satgas money politic ini mengajak kita untuk melakukan OTT. Setelah itu akan diproses dalam sentra gakkumdu yang di dalamnya ada kita panwaslu, polisi, dan kejaksaan,” katanya.

Namun, jika masyarakat yang mengetahui terjadinya money politic bisa langsung melapor ke Panwaslu dengan memberikan bukti yang kuat.

“Warga bisa melapor sampai maksimal 7 hari setelah menemukan money politic dengan memberikan bukti yang akurat. Sedangkan bahan kampanye ini maksimal nilainya hanya Rp 25 ribu, jika nilainya di atas itu dipastikan itu money politic,” jelas Mansur.

 

Penulis      : Didik

Editor         : ALFIAN NURNAS

Publish      : Didik

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password