Sukseskan Pilkada Serentak, Polres Bulukumba Gelar Sispamkota

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Dalam rangka menggelar simulasi Sispam Kota di kab.bulukumba, Personil polres bulukumba melaksanakan latihan sekaligus gladi kotor pelaksanaan simulasi sispam kota. sabtu ( 10 /2/2018) pukul 08.00 wita bertempat di lapangan pemuda kab.bulukumba.

Simulasi Sispam Kota Polres Bulukumba Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Gubernur Dan Wakil Gubernur sulawesi selatan tahun 2018.

Latihan ini dilakukan dengan tujuan untuk mempersiapkan anggota Kepolisian dalam melakukan tugas pengamanan di wilayah Hukum Polres Bulukumba secara maksimal pada Sispam Kota untuk pengamanan Pilkada tahun 2018.

Skenario dalam sesi latihan pada Sabtu (10/2/2018) yaitu melakukan pengamanan di depan kantor KPU kerena bnyak massa pendukung salah satu paslon gubernur yang tidak puas dengan hasil suara yang diperoleh.

Kapolres Bulukumba Akbp M.Anggi naulifar siregar, S.ik.,M.Si berharap latihan ini berjalan baik hingga pada saat penggelaran simulasi Sispam Kota. (Humas Polres Bulukumba)

Tidak dipungkiri, dalam praktiknya pelaksanaan Pilkada selalu menimbulkan gejolak, terbukti tidak ada satupun penyelenggaraan Pilkada yang berjalan zonder konflik, yang umumnya berakar dari ketidakpuasan terhadap hasil akhir Pilkada. Sebagaimana diketahui dalam conflict fuctionalism terdapat konsep deprivation dan sense of injustice.

Pada konsep ini, perasaan diperlakukan secara tidak adil merupakan penyebab timbulnya konflik. Diluar kemungkinan adanya upaya mobilisasi massa dari pihak yang memiliki kepentingan-kepentingan tertentu. Munculnya beragam konflik yang menyertai pelaksanaan Pilkada sejatinya ingin menggambarkan bahwa pelaksanaan Pilkada tidak lagi sekedar pertarungan untuk memperebutkan kursi nomor satu di daerah yang diharapkan mampu membawa daerah pada kehidupan yang lebih baik.

Tetapi lebih dari itu adanya sebuah pertarungan antar berbagai kekuatan dengan modal sumber daya yang tidak terbatas, apalagi dengan dibalut oleh satu tujuan “yang penting calonku menang”. Padahal, proses pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung pada dasarnya bukan sekedar memilih siapa yang akan menjadi pimpinan daerahnya, melainkan lebih dari itu, suatu proses pembelajaran kehidupan berpolitik dan demokrasi yang terwadahi dalam suatu koridor hukum yang benar.

Pengalaman keberhasilan penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden yang telah berhasil dan berjalan dengan baik dan diakui oleh dunia internasional, hendaknya dapat menjadi pelajaran yang sangat berharga dalam rangka pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat.

Agar penyelenggaraan Pilkada berlangsung dengan sukses, tentu harus dibarengi dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Disinilah peran penting Polri sebagai pengemban fungsi pemerintahan yang bertugas sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, untuk bertanggung jawab dalam mengawal pelaksanaan Pilkada agar berjalan dengan damai dan tertib.

Penulis : Qadri

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password