Wujudkan Pelayanan Bebas Pungli, Ketua Satgas Saber Pungli Soppeng Kumpulkan para Penyidik

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Satgas Saber Pungli Kab. Soppeng kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Pungli, kegiatan tersebut dilaksanakan di Warkop Prima dipimpin Ketua Satgas Saber Pungli Soppeng Kompol Catur Budi Susilo didampingi Kasat Binmas Polres Soppeng Akp H. Firman bersama tim, Kamis (08/02/18).

Peserta kegiatan sosialisasi ini adalah para penyidik Sat Reskrim Polres dan Polsek jajaran Polres Soppeng.

Dalam sambutannya Ketua Satgas Saber Pungli menjelaskan tugas pokok Satgas Saber pungli sesuai Perpres No 87 Tahun 2016 tanggal 20 Oktober 2016.

Kompol Catur Budi Susilo mengungkapkan agar para personil Polres Soppeng meningkatkan profesionalitas dalam bertugas, terkait pemberitaan pungli di salah satu Sekolah di Soppeng, “Hal tersebut tidak benar,” ucapnya.

Selaku pejabat fungsi pengembang penyidikan Kompol Catur mengharapkan peningkatan palayanan kepada masyarakat.

Satgas Saber Pungli ini dibentuk tahun lalu, Menko Polhukam Wiranto mengumumkan pembentukan Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar, yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016.

Dalam melaksanakan tugasnya Saber Pungli berada di bawah koordinasi Menko Polhukam.

Dalam Perpres itu, Satgas Saber Pungli bertugas untuk memberantas praktik pungutan liar secara efektif dan efisien.

Caranya, dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian/lembaga atau pemerintah daerah.

Satgas itu memiliki empat fungsi, yakni intelijen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan, serta yustisi.

Selain itu, satgas Saber Pungli juga berwenang melakukan operasi tangkap tangan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 huruf d.

Keseriusan Pemerintah memberantas pungli terlihat dari pernyataan yang pernah dilontarkan oleh Wiranto.

Dia mengatakan, Saber Pungli tidak hanya menyasar para pelaku di kementerian/lembaga pemerintahan. Menurut dia, satgas tersebut juga akan membersihkan pungli yang dilakukan oleh calo, preman dan organisasi kemasyarakatan.

Setelah terbentuk, satgas Saber Pungli akan memetakan daerah mana saja yang dinilai rawan pungli, serta pelaku lapangan hingga di tingkat kementerian/lembaga pemerintah.

Wiranto menuturkan, saat ini praktik pungli juga menjadi beban bagi masyarakat kecil yang berpenghasilan rendah. Dia mencontohkan, supir-supir truk di daerah terbebani dengan praktik pungli oleh oknum Dinas Perhubungan maupun preman.

Selain itu, pedagang-pedagang kecil juga seringkali harus membayar sejumlah uang kepada pihak-pihak tertentu yang tidak jelas.

Penulis : Apri

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password