Polisi Tangkap Bandar Narkoba Yang Memiliki Senpi di Tulang Bawang Barat Lampung

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulang Bawang berhasil menangkap KN (58) yang diduga sebagai bandar narkoba di Tiyuh/Kampung Gunung Menanti Kec. Tumijajar Kab. Tulang Bawang Barat.

Kasatres Narkoba IPTU Boby Yulfia, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si mengungkapkan pelaku ditangkap Satres Narkoba hari Selasa (06/02/2018) sekira pukul 19.00 WIB di rumah pelaku yang berada di Tiyuh Gunung Menanti Kec. Tumijajar Kab. Tulang Bawang Barat. Jumat (09/02/2018)

“KN yang berprofesi tani merupakan warga Tiyuh Gunung Menanti Kec. Tumijajar Kab. Tulang Bawang Barat”, ungkapnya.

Pelaku KN yang berhasil ditangkap
Pelaku KN yang berhasil ditangkap

Dikatakan Kasat, penangkapan terhadap pelaku KN berdasarkan informasi dari warga masyarakat yang sangat resah dengan aktivitas di rumah pelaku yang sering dijadikan sebagai tempat untuk berpesta narkoba.

“Kami mendapatkan informasi dari warga masyarakat tentang aktivitas pelaku di rumahnya yang sering dijadikan sebagai tempat pesta narkoba, berbekal informasi tersebut anggota saya langsung melakukan penyelidikan tentang kebenarannya, lalu dilakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah pelaku”, ujarnya.

Kasatres Narkoba menerangkan, dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa tas selempang, dompet kecil, shabu, plastik klip, korek api gas, bong/alat hisap shabu, senjata api (senpi) rakitan, amunisi, senjata air softgun, handphone dan uang tunai.

“Diamankan dari pelaku barang bukti berupa 1 buah tas selempang warna hitam merah, 1 buah dompet kecil warna hitam, 2 bungkus kecil shabu, beberapa bungkus plastik klip kosong untuk membungkus shabu, 8 buah korek api gas, 3 buah bong, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, 3 butir amunisi jenis FN, 1 pucuk senjata air softgun, 4 unit handphone dan uang tunai sebanyak Rp. 300 Ribu”, terangnya.

“Saat ini pelaku KN sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya untuk kepemilikan shabu pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dipidana dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar sedangkan untuk kepemilikan senpi dan amunisinya pelaku akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senpi dan amunisi illegal dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun”, tandasnya.(*)

Penulis : Najib / Polres Tulang Bawang
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Najib

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password