Prihatin dengan Kondisi Nenek Napi yang Tinggal Sebatang Kara, Kapolres Bone Berikan Santunan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Usianya sudah kepala delapan, namun nenek ini harus mengarungi kerasnya kehidupan seorang diri.

Nenek Napi (80) tinggal sebatang kara di sebuah gubuk reyot di Dusun Pajalele, Desa Mattoanging, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulsel.

Nenek yang tinggal di kebun dan jauh dari pemukiman warga itu akhirnya didatangi oleh Rombongan Polisi Care Polres Bone, membuatnya sedikit tersenyum. Selasa (6/2/18).

Kapolres Bone Akbp Muhammad Kadarislam Kasim yang dikenal santun dan gemar berbagi itu harus berjalan kaki sejauh 700 meter untuk sampai ke gubuk si nenek tua renta itu dan menyerahkan langsung bantuan berupa uang tunai.

Selama bertahun tahun, nenek tinggal di rumah gubuk berukuran 3×4 meter terbuat dari dinding kayu yang sudah lapuk dan beratap rumbia. Kondisi sebagian atap dan dinding telah lama rusak dan terbuka.

Napi mengaku bahagia atas bantuan tersebut. Ia tak henti-hentinya mengucap syukur dan berterima kasih kepada rombongan Police Care yang peduli dengan kondisi kehidupannya.

“Terima kasih, Nak, semoga Tuhan membalasnya yang lebih baik,” tutur nenek Napi dalam bahasa Bugis.

Kapolres Bone mengaku sangat prihatin melihat kehidupan nenek Napi.

“Melihat kondisi kehidupannya yang sangat memprihatinkan membuat kami terpanggil untuk memberikan bantuan dalam meringankan biaya hidupnya sehari hari,” tutur Kapolres.

Meski hidup susah, nenek Napi enggan mengemis atau tinggal di rumah warga yang bersedia menampungnya.

Ia mengaku tak ingin menjadi beban hidup orang lain meski dirinya sudah tak mampu untuk bekerja karena faktor usia. (Husriandi)

Penulis : Juan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password