Keroyok Korban dengan Busur, Tiga Remaja di Rappocini Diamankan Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Resmob Polsek Rappocini berhasil mengamankan pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis busur. Pelaku yang berjumlah tiga orang pria berinsial RE (17), AN (18) dan AR (15) warga Jalan Andi Jemma ditangkap oleh Resmob Polsek Rappocini yang dipimpin Panit Reskrim Ipda Nurtjahyana, Selasa (06/02/18).

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol Laode Idris mengatakan penganiayaan yang dilakukan oleh tiga orang remaja tersebut berawal dari AR yang mengadu ke RE yang tidak lain kakak kandungnya bahwa dipukul oleh korban CH di Jalan Andi Jemma lorong 1 Makassar.

Kemudian ketiga pelaku RE, AN dan AR langsung mendatangi korban masing–masing membawa busur dan ketapelnya ke Jalan Andi Jemma lorong 7 Makassar yang dimana korban juga sedang  berkumpul bersama temannya sehingga korban melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Saat dikejar pelaku melepaskan busur  kearah korban CH sehingga mengenai muka tepatnya pada bagian mata sebelah kiri yang mengakibatkan korban saat ini masih di rawat di RS. Wahidin Makassar,” ucap Kompol Lalode Idris.

Dari tangan pelaku diamankan 2 (dua) buah ketapel dan 3 anak panah, selanjutnya pelaku di bawah ke Polsek Rappocini guna penyidikan lebih lanjut.

Penganiayaan pada akhir-akhir ini sering terjadi dimana-mana, bahkan beritannya sering muncul di stasiun-stasiun TV, penganiayaan dilakukan karena berbagai masalah, kadang-kadang penganiaayan terjadi hanya karena masalah sepeleh saja misalnya akibat tersinggung, salah paham, dendam, dan masih banyak lagi.

Banyak faktor yang menyebabkan orang tega melakukan penganiayaan, diantaranya :

1.Hasad dengki berlaku disebabkan perasaan tidak senang hati satu  pihak disebabkan kelebihan yang ada pada pihak lain yang tidak ada padanya.

2.Tamak berlaku disebabkan sikap tidak mau kelebihan yang  ada pada dirinya dimiliki juga orang lain. Ini juga disebabkan sikap tidak mahu sesuatu peluang didahului oleh orang lain.

3.Tidak berupaya melawan nafsu. berlaku disebabkan emosi atau nafsu yang memuncak sehingga dirinya dikuasai oleh nafsu.

4.Dendam atau cemburu berlebihan. berlaku disebabkan seseorang itu merasakan bahwa dia tidak atau kurang diberi perhatian atau merasakan orang lain mendapat layanan yang lebih daripadanya.

Dalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” (Hr. Muslim)

Penulis : Juan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password