Warga Desa Laulalang Tuntut Perbaiki Jalan Sebelum Pemerintah Bangun Wisata Bahari dan Pelabuhan Fery

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulteng, Tolitoli. Aliansi Masyarakat Peduli Kabupaten Tolitoli melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Tolitoli terkait bahwa pemerintah akan melakukan perbaikan jalan yang rusak di Desa Laulalang, Kecamatan Tolitoli Utara pada tahun 2016, Senin, (5/2/2018).

Hal itu disepakati pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupateb Tolitoli bersama Instansi terkait yang, dilaksanakan pada tahun 2016 sebagai skala prioritas pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, namun sampai saat ini belum terealisasi.

Massa aksi sekitar 25 orang dan bergerak dari titik kumpul Kantor Kecamatan Tolitoli Utara menuju Kantor DPRD Tolitoli.

b7dc25aa-8568-4851-8391-d33a93aeac3c

“Massa aksi diterima di ruang sidang Suwot Litingan DPRD Tolitoli dan dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin oleh wakil ketua 1 DPRD Mustarim, dan dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Tolitoli lintas Fraksi yakni H. Muslimin, Ramli Doho SH, Idris Mursade S.Sos, Asrullah SE, Darwis Magangka, Kadis PU Ir. Mujidin Bantilan dan Dinas Bapeda Kabupaten Tolitoli Fahsan Salleng,” jelas Kapolsek Baolan Iptu Army Casriyanto.

Dalam tuntunnya, massa menginginkan Pemerintah Daerah Tolitoli, DPRD dan seluruh dinas terkait agar serius menuntaskan persoalan jalan masyarakat Desa Laulalang Kecamatan Tolitoli utara.

Selain itu, terkait dengan adanya keinginan pemerintah membangun dermaga pelabuhan fery dan wisata bahari di Desa Laulalang, masyarakat laulalang menolak pembangunan tersebut sebelum jalan yang ada di Desa mereka diperbaiki, karena jalan tersebut merupakan jalur transportasi utama.

Hasil diskusi antara anggota DPRD dan warga Laulalang adalah alokasi dana APBD 2018 sebesar 750 juta rupiah merupakan tahap satu untuk peningkatan jalan di Desa laulalang, untuk itu DPRD meminta agar alokasi dana tersebut dimaksimalkan penggunaannya sekaligus meminta konsistensi pemerintah daerah untuk melanjutkan tahap selanjutnya di tahun anggaran berikut.

Selain kesimpulan tersebut, pimpinan rapat mengeluarkan pernyataan sikap bahwa kekurangan anggaran peningkatan jalan sebesar 1.25 milyar akan dibahas pada ABPD perubahan TA . 2018 dan apabila ada pihak ketiga atau kontraktor bersedia melaksanakan kegiatan tersebut dan mampu menyelesaikan pekerjaan sampai dengan akhir tahun.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password