Timsus Polsek Rappocini Tangkap Enam Pelaku Judi, Dua Diantaranya Wanita

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Timsus Polsek Rappocini berhasil mengamankan 6 orang pelaku judi di Jalan Yusuf Dg Ngawing  Makassar, Minggu (05/02/18) sekitar pukul 23.00 wita malam hari.

Penangkapan yang dipimpin oleh Panit II Reskrim Polsek Rappocini Ipda Nurtjahyana mengamankan 6 orang pelaku yang terdiri dari 4 orang lelaki dan 2 orang orang perempuan di sebuah tempat di Jalan Yusuf DG ngawing yang sering digunakan sebagai tempat bermain judi, di tempat kejadian tersebut Polisi mengamankan barang bukti berupa kartu domino dan uang sejumlah Rp. 674.000 ribu  (enam ratus tujuh puluh empat ribu rupiah).

Setelah mengamankan pelaku judi dan barang bukti, Polisi membawanya ke Polsek Rappocini untuk dimintai keterangan.

Tersangka DD (40) seorang buruh bangunan, DR (32) seorang buruh bangunan, RD (30) seorang buruh bangunan, RN (30) seorang ibu rumah tangga, dan HT (32) didepan Polisi mengakui perbuatan mereka bahwa benar mereka bermain judi dan bertaruh uang senilai Rp. 674.000 ribu (enam ratus tujuh puluh empat ribu rupiah).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka sekarang sekumpulan pelaku judi tersebut mendekam di Polsek Rappocini untuk menjali proses hukum lebh lanjut.

Fenomena perjudian adalah permasalahan yang kompleks, untuk itu maka ada baiknya bila kita mencoba menarik beberapa intisari permasalahan berkaitan dengan fenomena tersebut agar pembahasan dapat lebih terarah dan tepat.

Definisi yang diberikan dalam sebuah kamus besar “khususnya” kamus Bahasa Indonesia yang mana kata “judi” adalah “Permainan dengan memakai uang atau barang berharga sebagai taruhan; berjudi berarti mempertaruhkan sejumlah uang atau harta di permainan tebakan berdasarkan kebetulan, dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar daripada jumlah uang atau harta semula.

Diera global seperti sekarang ini sulitnya pemberantasan perjudian “khususnya” judi kupon putih ini atau lebih dikenal sebutan toto gelap (Togel) kian membuat sebagian masyarakat menjadi resah.

Judi togel itu sendiri sebenarnya adalah jenis judi yang banyak digemari oleh masyarakat luas. Yang mana jenis judi togel itu sendiri berasal dari negara Singapura.

Dalam hal ini jika melihat dari kinerja dari pihak pemerintah dan oknum aparat keamanan seperti kehabisan akal untuk mengatasi judi gelap yang diharamkan oleh setiap agama.

Pasalnya, jenis judi yang memiliki perputaran uang milyaran rupiah dalam satu hari saja tersebut mudah diperoleh hingga ke sudut-sudut perkampungan sekalipun. Togel ini bahkan lebih dahsyat ketimbang judi lainnya yang berada di Indonesia.

Padahal sudah sejelas dan nyata Secara yuridis (secara hokum), berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Khususnya pasal 303 KUHP jo UU Nomor 7 tahun 1974, semua bentuk perjudian adalah kejahatan. Selain itu PP No 9/1981 jo Inmedagri No 5/1981 yang ditujukan pada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota, agar menghapus/mencabut izin perjudian dalam bentuk dan tujuan apapun sejak 1 April 1981. Semua aturan itu dianggap sebagai perangkat hukum yang jelas untuk melarang perjudian di Negara Kesatuan Repoblik Indonesia(NKRI).

Dalam Islam sendiri perbuatan berjudi adalah haram, Allah Ta’ala berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (QS. Al Maidah: 90).

Selain itu judi juga dapat menimbulkan permusuhan diantara manusia, berdasarkan firman Allah Ta’ala,

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu (lantaran meminum khamar dan berjudi itu)” (QS. Al Maidah: 91)

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password