Monitoring Kesiapan Polda Bali dalam Pengamanan Pilkada, Kompolnas Kunjungi Posko Ops Mantap Praja Agung 2018 Polda Bali

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali – Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya didampingi Direktur Sabhara Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Wayan Pinatih, M.M. menerima kujungan kerja Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) di Posko Ops Mantap Praja Agung 2018 Polda Bali yang berada di Lantai 1 Gedung Biro Ops Polda Bali, Jumat (2/2/2018). Para Kasatgas dan Wakasatgas Ops Mantap Praja Agung 2018 Polda Bali turut hadir dalam pertemuan itu.

WhatsApp Image 2018-02-02 at 12.50.53Rombongan Kompolnas berjumlah tiga orang yaitu Komisioner Kompolnas Dr. Benedictus B. Nurhadi, S.H., M.Hum., Tenaga Ahli Bidang Pelayanan Masyarakat Kombes Pol. Drs. Ruslan Ependi, M.Si. dan Staf Set Kompolnas Akhmadi. Kedatangan mereka untuk melaksanakan kegiatan monitoring kesiapan Polda Bali dalam pengamanan Pilkada serentak tahun 2018.

Acara diawali dengan penyampaian paparan Ops Mantap Praja Agung-2018 dalam rangka Pengamanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 oleh Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya selaku Karendal Ops Mantap Praja Agung 2018 Polda Bali.

Dalam paparannya, Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya menyampaikan terkait pola pengamanan Pilkada serentak tahun 2018. Dimana dalam pengamanan ini, Polda Bali memetakan sesuai dengan rencana kontijensi yaitu dengan sistem rayon. Sistem rayon dibagi menjadi tiga, untuk rayon I yaitu wilayah Jembrana, Tabanan dan Buleleng. Rayon II meliputi Denpasar, Gianyar dan Badung sementara rayon III adalah Klungkung, Karangasem dan Bangli.

Dijelaskannya, untuk rayon I, apabila dari Jembrana yang bermasalah, yang pertama membackup adalah dari Tabanan dan Buleleng. Begitu juga dengan rayon II dan III. “Pemetaan dengan menggunakan sistem rayon ini intinya untuk memudahkan pergerakan personel,” ungkap Karendal Ops Mantap Praja Agung 2018 Polda Bali.

Sementara, selaku Tenaga Ahli Bidang Pelayanan Masyarakat, Kombes Pol. Drs. Ruslan Ependi, M.Si. menyampaikan bahwa data yang disampaikan oleh Karo Ops Polda Bali berkaitan dengan pemetaan sungguh luar biasa. Artinya azas siap yang diprogramkan, yang dicanangkan oleh Mabes Polri itu sudah betul-betul dilaksanakan, diprioritaskan oleh Polda Bali.

“Saya juga sudah melihat di Polres Buleleng, Polres Gianyar dan Polres Klungkung rata-rata azasnya sudah sama-sama melakukan berbagai persiapan maupun terobosan kreatif,” ungkap Kombes Pol. Drs. Ruslan Ependi, M.Si.

Tidak hanya itu, Kombes Pol. Drs. Ruslan Ependi, M.Si. juga mengapresiasi sistem pendistribusian anggaran yang dilaksanakan oleh Polda Bali. Dimana dalam pendistribusian anggaran, Polda Bali menggunakan sistem penyaluran melalui rekening langsung. Ini merupakan pendistribusian yang sangat transparan dan akuntabel.

Selain itu, dalam pengamanan Pilkada serentak tahun 2018 juga terdapat hal-hal yang perlu mendapatkan atensi. Seperti halnya berkaitan dengan pemuktahiran data yang sangat sensitive. Menyangkut masalah hak dan hampir kebanyakan kasus di Indonesia bukan ketika kampanye, bukan ketika pencoblosan tapi justru karena ada masyarakat yang kurang puas, yang harusnya memiliki hak untuk memilih itu tidak dapat memilih.

Terkait kesiapan logistik, Kombes Pol. Drs. Ruslan Ependi, M.Si. mengatakan bahwa logistik bukan domain atau ranah Polri. Tetapi, manakala logistik ini ada yang tertukar, tercecer, robek, kurang, tidak tepat jumlah, tidak tepat sasaran bahkan ada kasus diberbagai daerah ada yang kotaknya justru kosong, ini juga menjadi perhatian aparat Polri yang akan berdampak kepada gangguan keamanan.

Disisi lain, dari tiga Polres yang dikunjungi oleh Tim Kompolnas, tidak ada satupun Polres yang sudah melakukan Bintek. Untuk itu, selain dilakuakn Latpraops pihaknya meminta agar anggota yang nanti melaksanakan pengamanan juga diberikan Bintek (Pembinaan Teknis).

“Akan sangat efektif bila Bintek ini dilakukan bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu. Minimal anggota dapat menghafal pasal per pasal, kasus per kasus, kasus yang terjadi di periode yang lalu, kemudian bagaimana cara atau langkah-langkah yang harus dilakukan,” ulasnya.

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Swanjaya

Publish  : I Putu Suwardhana.M

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password