POLICE ROLE MODEL : Bripka Winardi, Bhabinkamtibmas Desa Bantul Yang Penuh Inovasi dan Terobosan Kreatif

tribratanews.polri.go.id JOGJA – Bripka Winardi, ya nama itu tidak asing lagi bagi warga Desa Bantul. Desa Bantul adalah salah satu Desa di Kecamatan Bantul. Polsek Bantul adalah kesatuan Bripka Winardi. Bripka Winardi merupakan sosok Bhabinkamtibmas yang biasa keluar masuk lingkungan warga dan menyambangi warga.

Dengan posisinya sebagai Bhabinkamtibmas, tentu saja Bripka WInardi kenal betul dengan kondisi warga desa di mana dia bertugas. Hal ini tidak lepas juga dari tempat tinggalnya yang ternyata tidak jauh dari wilayah di mana Bripka Winardi bertugas.

Menjalani profesi sebagai polisi, dalam hal ini Bhabinkamtibmas ternyata membuat Bripka Winardi berpikir untuk bisa berbuat kepada warga desa Bantul. Menjabat sebagai Bhabinkamtibmas sejak 2015 cukup untuk membuat Bripka Winardi mengetahui seluk beluk dan kesusahan warga. Hal inilah yang kemudian membuatnya tergerak untuk berbuat sesuatu, di luar posisinya sebagai Bhabinkamtibmas.

Salah satu langkah kreatifnya yang mengundang decak kagum adalah memodali salah satu bandar judi togel untuk membuka angkringan. Wartoyo, demikian namanya. Seorang bandar togel di Desa Bantul.

“Waktu itu setiap malam omzetnya bisa Rp 25 juta. Komisi bersihnya sekitar Rp 500 ribu,” cerita Wartoyo.

Sebagai seorang bandar togel pun, sudah pasti Wartoyo takut bukan kepalang saat pertama kali didatangi Bripka Winardi. Tapi memang menarik cara yang dilakukan Bripka Winardi, dari mampir, sampai akhirnya bisa ngobrol akrab sebagai teman. Rupanya hal ini yang bisa membuat Wartoyo luluh hatinya. Wartoyo pun mengakui kalau selama ini dirinya ngeyel dan keras hati ketika diingatkan keluarganya.

Memang, Bripka Winardi bukan tukang sulap yang bisa dalam semalam merubah seorang bandar togel menjadi penjual angkringan. Kurang lebih dua bulan, Bripka Winardi mendekati Wartoyo, sampai akhirnya Wartoyo mau meninggalkan profesinya sebagai bandar togel. Dengan modal awal dua juta, Wartoyo memulai profesi barunya sebagai pedagang angkringan.

Hal ini menarik, mengapa Bripka WInardi menjatuhkan pilihannya pada Wartoyo? Sederhana sebenarnya.

“Kalau bandar togelnya bisa sembuh, kan peluang menyembuhkan pelanggannya akan lebih besar dan mudah, karena penjualnya sudah tutup,” demikian Bripka Winardi menjelaskan kepada Tribratanews.

Apa yang dilakukan Bripka Winardi ini pun mendapatkan penghargaan dari pimpinan Polda DIY. Bahkan sempat diminta untuk berbagi pengalamannya di depan peserta Apel di Halaman Mapolda DIY beberapa waktu lalu.

penulis : MF

editor : Kang Iqbal

publis : jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password