Pelaku Penganiayaan di Jalan Abdesir Makassar Akhirnya Ditangkap Resmob Polsek Panakukkang

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tim Resmob Polsek Panakukkang berhasil menangkap seorang pria berinisial AS (39) pelaku penganiayaan di Jalan Abd. Dg. Sirua (Abdesir), Rabu (31/1/18).

“Lokasi penangkapan pelaku penganiayaan tidak jauh dari lokasi kejadian dan hanya hitungan jam kami berhasil menangkap pelaku,” ujar Dantim Bripka Zulqadri.

Setelah ditangkap pelaku AS mengakui semua perbuatannya dalam hal ini menganiaya korban lk DM (19) dan pr AL (20) dengan cara memukul korban dengan tangannya.

Pelaku menganiaya korban DM yang mengakibatkan luka benjol dikepala dan AL mengalami luka ringan di bagian tangan.

Diketahui motif pelaku melakukan penganiayaan karena korban melapor ke pemilik kotrakan rumah bahwa harga kontrakan telah naik dan tidak sesuai dengan harga awal sehingga pelaku yang bertugas sebagai penjaga kontrakan marah sehingga melakukan penganiayaan terhadap korban.

Saat ini pelaku berada di Mako Polsek Panakukkang untuk proses hukum lebih lanjut.

Dalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” (Hr. Muslim)

Penulis : Juan

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password