Polres Kapuas Hulu Berikan Pelayanan Terpadu ke Daerah Yang Sulit di Jangkau

Tribratanews.polri.go.id Polda Kalbar, Polres Kapuas Hulu – Setelah Launching Pelayanan Terpadu Mobile untuk daerah perairan dan daerah sulit dijangkau pada tanggal 26 Januari 2018 oleh Bapak Kapolres Kapuas Hulu. Pelayanan perdana telah dilaksanakan di Desa Lunsara, Kecamatan Putussibau Selatan dan disambut antusiasme warga setempat.

Pelayanan terpadu secara mobile kali ini dilaksanakan di Kecamatan Bunut Hilir yang bertepatan dengan hari jadi kota Nanga Bunut yang ke-203, Senin (29/01/2018).

Kecamatan Bunut Hilir merupakan salah satu Kecamatan yang terletak di jalur Sungai Kapuas yang mana untuk transfortasi hanya dapat dilalui lewat jalur air.

Adapun pelayanan yang diberikan oleh Polres Kapuas Hulu antara lain yaitu Pelayanan SIM dari Sat Lantas, Pelayanan SKCK dari Sat Intelkam, Pelayanan Identifikasi dari Sat Reskrim dan Penyuluhan Kamtibmas dari Sat Binmas.

Kapolsek Bunut Hilir Ipda Setyadi mengatakan, bahwa dengan adanya pelayanan terpadu secara mobile yang dilaksanakan oleh Polres Kapuas Hulu yang bertepatan dengan hari jadi kota Nanga Bunut tersebut mendapat apresiasi yang sangat positif dari warga masyarakat Polri khususnya Polres Kapuas Hulu sudah aktif melakukan pelayanan dengan mendatangi daerah-daerah yang sulit dijangkau seperti Kecamatan Bunut Hilir ini, ujar Ipda Setyadi.

Sementara itu, Kepala Dusun Bunut Tengah Bapak Kusnan mengatakan, bahwa dengan adanya pelayanan terpadu secara mobile ini sangat membantu masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Bunut Hilir yang merupakan salah satu Kecamatan yang dijangkau karena tranportasinya hanya menggunakan angkutan air yang biayanya sangat mahal, kata Bapak Kusnan.

Bapak Kusnan juga, menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan Polres Kapuas Hulu tersebut. “Kami sangat terbantu dengan adanya pelayanan terpadu secara mobile ini, sehingga kami tidak perlu bolak-balik ke Putussibau untuk mengurus surat-surat tersebut,” ujarnya.

Diungkapkan oleh Bapak Kusnan, selama ini memang masyarakat cukup terkendala, ketika hendak mengurus surat menyurat dari kepolisian, seperti membuat SIM, membuat Kartu Indentifikasi dan pembuatan SKCK karena jarak tempuh yang cukup jauh dan memerlukan biaya yang cukup besar yang merupakan salah satu kendala untuk mengurus surat-surat tersebut. Namun dengan hadirnya pelayanan terpadu secara mobile ini, kami jadi sangat terbantu, ungkapnya.

“Saya mewakili warga masyarakat mengharapkan semoga pelayanan terpadu seperti ini dilaksanakan,” tutur Bapak Kusnan.

Penulis : Tino / Jaspian
Editor : Alfian N/Nanang Purnomo
Publish :chia

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password