Curas di Way Kanan Lampung : Hendak Jual Barang Curian, Pelaku Dibekuk Polsek Gunung Labuhan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung , Tim  satgas anti C3 (curat,curas dan curanmor) Polsek Gunung Labuhan, berhasil mengamankan DPO pelaku curas ranmor  TKP di Dusun IV Kp. Negeri Mulya, Kec. Gunung Labuhan, Kab. Way Kanan,  dengan korban Artak (58 ) warga Kp. Negeri Baru, Kec. Blambangan Umpu, Kab. Way Kan, senin (30/01/2018).

Kata Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara  ungkap kasus ini, merupakan hasil pengembangan dari ungkap barang bukti pada pelaku inisial NN masih DPO, pada hari minggu (28/01/18) lalu, berhasil mendapatkan satu unit motor honda revo korban yang terparkir dibelakang rumah NN, terletak di Dusun Sinar Harapan, Kp. Bonglai, Kec. Banjit, berikut barang bukti lain berupa bodi motor honda revo sebanyak dua set,  satu buah cat semprot pilox, satu bilah senjata tajam dan  satu set alat ketok nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.

Saat itu, pada hari sabtu tanggal 20 Januari 2018, sekira pukul 02.00 wib, korban disekap serta diikat menggunakan tali tambang oleh pelaku berjumlah empat orang dan berhasil membawa satu unit sepeda Motor Honda Revo warna biru  hitam no.pol BE 7201 WJ, senapan angin dan satu unit handphone merk nokia milik korban.

Pelaku SR alias MG ( 50) warga Kp. Suka Negeri Kec. Gunung Labuhan Kab. Way Kanan terendus oleh petugas pada minggu (28/01/18) sekira pukul 18.30 Wib lalu, menawarkan senjata angin yang diduga hasil Curas di Kp. Negri mulyo Kec. Gunung Labuhan, oleh satgas anti C3 Polsek Gula lansung melakukan penangkapan di kediaman. penyelidikan dilanjutkan kembali berdasarkan pengakuan MG bahwa rekan pelaku inisial SBN alias BR  berada di Kec. Bukit Kemuning, Kab. Lampung Utara.

Kapolsek Gunung Labuhan Iptu Suharni. HN  bersama satgas anti C3 pimpin penyergapan pelaku SBN als BR (39) warga bukit kemuning lampung utara yang berlansung di tempat kerja di Kel. Bukit Kemuning, Kec. Bukit Kemuning, Kab. Lampung Utara tanpa melakukan perlawanan pada senin (29 Januari 2018) sekira pukul 14.30 Wib,” tegasnya

Sementara itu, pelaku AM dan NN tidak ada ditempat masih menjadi DPO (daftar pencarian orang) Polres Way Kanan dan jajaran, untuk pelaku MG dan SBN alias BR harus mempertanggungjawabkan perbuatanya dapat dikenai pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” ungkap AKP Yuda.

Penulis  : Adi Pranoto / Polres Way kanan

Editor    : Alfian Nur

Publish  : Oto adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password