Prihatin Kondisi Nelayan, Forkopimda Gelar Pertemuan Bersama PNKT Kota Tegal

Tribratanews.polri.go.id, Polda Jateng – Hingga saat ini nelayan cantrang di Kota Tegal belum bisa melakukan aktifitas melaut. Pasalnya, belum ada legal formal yang dikeluarkan Pemerintah terkait Permen Nomor 71 Tahun 2016. Terkait hal tersebut, Polres Tegal Kota Polda Jawa Tengah mengelar pertemuan bersama Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) di Mapolres, Jumat (26/01/2018).

Dari hasil pertemuan tersebut terungkap bahwa kapal cantrang akan diizinkan kembali melaut dengan beberapa ketentuan. Turut hadir dalam pertemuan Plt Walikota Tegal Drs, H.M. Nursholeh, M.MPd, Komandan Lanal Tegal Letkol (Mar) S.B. Manurung dan Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto S,Sos bersama Instansi terkait lainnya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto,SIK  mengungkapkan langkah tersebut sengaja digagas dan digelar karena mempertimbangkan nasib nelayan, khususnya Kota Tegal yang sampai sekarang belum bisa melakukan aktifitas melaut. Jadi kita berupaya memfasilitasi dan menampung keinginan nelayan yang nantinya akan di musyawarahkan bersama,” ujarnya

IMG-20180128-WA0251Kapolres menyampaikan bahwa seluruh jajaran Kepolisian sudah mendapatkan Telegram dari Kapolri agar tidak melakukan penangkapan kapal cantrang yang melaut. Selain itu, pihaknya juga berharap dan  menghimbau kepada aparat terkait lainnya tidak melakukan penangkapan nelayan cantrang melaut, selama izin-izin dan surat-surat kapal lengkap.

Sementara Danlanal Tegal menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil rapat pihaknya dengan pihak-pihak terkait di Semarang beberapa waktu lalu, dalam satu minggu ke depan akan ada Gerai pengurusan izin prahu cantrang dari pusat yang akan dibuka di Kota Tegal khsusus untuk mengurusi izin kapal cantrang dibawah atau diatas 30 GT.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa hal ini agar pemilik kapal lebih mudah dan cepat dalam pengurusanya. Namun, Izin tersebut akan diberikan kepada kapal yang sudah memenuhi ketentuan, dan data berat kapal yang akan digunakan sebagai acuan izin tersebut adalah adalah berat yang sudah diverifikasi.

“Selain itu meski diizinkan untuk menggunakan cantrang, Namun tidak selamanya diperbolehkan, akan tetapi diberikan tenggat untuk tetap beralih menggunkan alat tangkap lain. Nantinya akan ada tim yang memverifikasi hal tersebut,” tuturnya.

Harapan sama juga disampaikan Plt. Wali Kota Tegal  Drs, H.M. Nursholeh, M.MPd, yang menyampaikan bahwa pihaknya bersama-sama Forkopimda Kota Tegal lainnya akan mengusahakan agar kapal-kapal cantrang kota Tegal bisa kembali melaut, selama tidak bertentangan dengan aturan yang ada.

Penulis : Kurnia
Editor : Alfian
Publish : Kurnia

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password