Dialog Interaktif di Bali TV, Wakapolres Gianyar Bahas Pengamanan Pemilukada 2018

Tribratanews.polri.go.id –Polda Bali – Wakapolres Gianyar Kompol I Nengah Sadiarta, S.H., S.I.K. hadir sebagai narasumber dalam program acara Halo Kamtibmas di Bali TV, Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Selasa (23/1/2018). Acara yang mengambil topik keamanan Pemilukada 2018 di wilayah Gianyar ini juga mendatangkan narasumber dari Kriminolog Unud Dr. Gde Made Swardhana, S.H., M.H.

Dalam dialog interaktif itu, Kompol I Nengah Sadiarta, S.H., S.I.K. mengatakan, masyarakat cukup antusias menyambut perhelatan pesta demokrasi memilih Bupati dan Wakil Bupati Gianyar pada 27 Juni 2018 mendatang. Secara umum, Polres Gianyar sudah siap mengamankan seluruh tahapan Pemilukada.

Ada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan agar situasi tetap aman dan kondusif menjelang Pemilukada serentak. Dari Satuan Binmas sudah mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat ikut serta menjaga situasi Kamtibmas meskipun terjadi perbedaan pendapat dan pilihan pasangan calon (Paslon).

“Kita sudah latih seluruh personel untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan saat pengamanan Pilkada. Kemudian melaksanakan simulasi Sispamkota yang diikuti seluruh instansi terkait. Sebanyak 500 personel akan dilibatkan dalam pengamanan, jika situasi meningkat akan di back up oleh Ditsabhara dan Brimob Polda Bali sebanyak 985 personel,” kata Kompol I Nengah Sadiarta, S.H., S.I.K.

Mantan Wakapolres Klungkung ini menjelaskan, dilihat dari sejarah Pilkada yang sudah berlangsung, di Kabupaten Gianyar tidak ada daerah konflik politik. Secara demografis, yang perlu diantisipasi adalah tiga wilayah terbesar dengan jumlah penduduk dan wilayah calon pemilih terbanyak, yaitu Kecamatan Kota Gianyar, Sukawati dan Blahbatuh. Selain  itu, Polres Gianyar juga melakukan penjagaan dan pengamanan terhadap tempat tinggal kedua Paslon, Kantor KPU, Kantor Bawaslu dan obyek vital lainnya.

Disinggung masalah pengaruh media sosial saat Pilkada, perwira melati satu di pundak ini mengungkapkan bahwa Kapolda Bali sudah membentuk Tim Cyber Troops untuk mengawasi akun-akun yang menyebarkan berita provokatif atau hoax. Tim Cyber Troops terdiri dari personel yang mempunyai kemampuan khusus di bidang IT dengan tugas melakukan patroli dunia maya dan memonitor perkembangan media sosial yang bisa memicu terjadinya gangguan Kamtibmas. “Dari sana kita bisa mendeteksi hal-hal yang terjadi, misalnya ada berita hoax. Kita akan mengantisipasi hal tersebut,” imbuhnya.

Wakapolres Gianyar berharap kepada masyarakat agar lebih bijak dan cerdas menggunakan media sosial. Euphoria saat tahap kampanye akan lebih cenderung memanfaatkan media sosial segala media kampanye untuk memperkenal masing-masing Paslon serta visi dan misinya. “Kampanye menggunakan media sosial sangat bagus, namun jangan sampai terpancing karena bisa jadi fakta kurang jelas. Hati-hati bermedia sosial karena bisa terjerat UU IT,” terangnya.

Diakhir acara, mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk ikut menjaga dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Menurutnya, jika sudah tercipta situasi kondusif, maka Pilkada akan berjalan dengan lancar, aman dan damai.

“Untuk masyarakat Bali, Gianyar dan Klungkung agar menggunakan hak pilih dengan baik sesuai hati nurani. Pilihlah pemimpin dengan tujuan ingin mensejahterakan masyarakat itu sendiri,” tutupnya.

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Swanjaya

Publish  : I Putu Suwardhana.M

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password