Hanya Butuh Satu Jam, Penganiaya Security Bank di Makassar Berhasil Dibekuk Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Timsus Polsek Mariso dipimpin Ipda M. Rodja berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan seorang Security Bank di Jalan Cendrawasih Makassar, Selasa (23/1/18).

Peristiwa naas itu terjadi sekitar Pukul 00.20 Wita di Jalan Cendrawasih tepatnya di depan Bank BNI Mattoangin Kota Makassar saat pelaku berinisial IM (19) dan FM (17) hampir bersenggolan motor dengan Security Bank berinisial MS (30) sehingga pelaku memutar motor dan mendatangi lalu mendorong korban hingga terjatuh dari motor kemudian tanpa banyak bicara langsung memarangi punggung korban sebanyak 3 kali hingga mengakibatkan luka robek.

Korban pun dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan, Timsus yang dipimpin Ipda M.Rodja langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi ditempat kejadian.

Kemudian pada pukul 01.30 Wita terduga pelaku (sesuai ciri-ciri yang diberikan saksi) kembali melintas di Jalan Cendrawasih, sehingga Timsus melakukan pengejaran dan terduga pelaku melepaskan busur sebanyak 2 kali kepada anggota namun anggota berhasil meringkus kedua pelaku.

Penganiayaan pada akhir-akhir ini sering terjadi dimana-mana, bahkan beritannya sering muncul di stasiun-stasiun TV, penganiayaan dilakukan karena berbagai masalah, kadang-kadang penganiaayan terjadi hanya karena masalah sepeleh saja misalnya akibat tersinggung, salah paham, dendam, dan masih banyak lagi.

Banyak faktor yang menyebabkan orang tega melakukan penganiayaan, diantaranya :

1.Hasad dengki berlaku disebabkan perasaan tidak senang hati satu  pihak disebabkan kelebihan yang ada pada pihak lain yang tidak ada padanya.

2.Tamak berlaku disebabkan sikap tidak mau kelebihan yang  ada pada dirinya dimiliki juga orang lain. Ini juga disebabkan sikap tidak mahu sesuatu peluang didahului oleh orang lain.

3.Tidak berupaya melawan nafsu. berlaku disebabkan emosi atau nafsu yang memuncak sehingga dirinya dikuasai oleh nafsu.

4.Dendam atau cemburu berlebihan. berlaku disebabkan seseorang itu merasakan bahwa dia tidak atau kurang diberi perhatian atau merasakan orang lain mendapat layanan yang lebih daripadanya.

Dalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” (Hr. Muslim)

Penulis : Marwan

Editor : Alfian

Publish : Marwan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password