Ancam Korban dengan Busur, Pengendara Motor Ini Diamankan Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tim Resmob Polsek Panakukang berhasil mengamankan seorang warga Jalan Toddopuli Makassar berinisial RI (16) terkait kasus pengancaman dengan menggunakan anak panah jenis busur, Selasa (23/01/18).

Usai mendapatkan informasi tersebut Tim Resmob Polsek Panakukang kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku pengancaman.

Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol La Ode Idris menerangkan bahwa saat itu korban berinisial SY sedang mengendarai sebuah mobil lalu tiba-tiba diserempet oleh motor pelaku, korban pun turun dan langsung mengambil kunci motor pelaku, tidak terima perlakuan korban, pelaku kemudian mengancam dengan menggunakan anak panah (busur).

“Selain mengamankan RI Tim Resmob Polsek Panakukang juga mengamankan barang bukti berupa satu buah anak panah jenis busur dan satu buah ketapel,” ujar Kasubbag Humas.

Ketentuan pidana mengenai pengancaman diatur dalam Bab XXIII tentang Pemerasan dan Pengancaman Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”). Mengenai ancaman kekerasan diatur dalam Pasal 368 ayat (1) KUHP:

Pasal 368 ayat (1) KUHP

Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena pemerasan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

  1. Soesilo menjelaskan pasal tersebut dalam bukunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal dan menamakan perbuatan dalam Pasal 368 ayat (1) KUHP sebagai pemerasan dengan kekerasan yang mana pemerasnya:
  2. Memaksa orang lain;
  3. Untuk memberikan barang yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang itu sendiri atau kepunyaan orang lain, atau membuat utang atau menghapuskan piutang;
  4. Dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak;
  5. Memaksanya dengan memakai kekerasan atau ancaman kekerasan.

Selain itu, jika seseorang secara melawan hak memaksa orang lain untuk melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan ancaman kekerasan, dapat dikenakan Pasal 335 KUHP  tentang perbuatan tidak menyenangkan atas pengaduan korban. Sesuai ketentuan ini, ancaman kekerasan (meski belum terjadi kekerasan) pun dapat dikenakan pasal 335 KUHP jika unsur adanya paksaan dan ancaman ini terpenuhi.

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

Publish : Harmeno

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password