Polres Banyuwangi Selamatkan TKW Asal Sumatera Selatan yang Terlantar Selama 2 Tahun di Malaysia

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Banyuwangi – Bhabinkamtibmas Polsek Wongsorejo Polres Banyuwangi Aiptu Imam Supi’i  membantu upaya kepulangan TKW (Tenaga Kerja Wanita) yang ditelantarkan oleh majikan dan perusahaan penyalur saat bekerja di Malaysia. Lina Marlina korban trafficking terdampar di Banyuwangi setelah ditolong Hana Ratna Dewi pada saat beretemu di Malaysia.

Aiptu Imam Supi’i berusaha mencarikan cara agar Lina Marlina bisa berkumpul kembali dengan keluarganya di Sumatra Selatan. Terkendala tidak adanya KTP (Kartu Tanda Penduduk)  yang bersangkutan karena semua identitas diri yang asli dipegang oleh perusahaan penyalur tenaga kerja illegal di Tangerang. Akhirnya anggota Polsek Wongsorejo tersebut mencari informasi nomor telpon Polsek Buai Madang Suku II. Upaya itu terkendala tidak ada akses nomor telepon yang bisa dihubungi. Selanjutnya mencoba menjelajah melalai aplikasi Googgle dan di temukan nomor telpon Polsek Martapura Polres Oku Timur, dan di terima oleh Kanit Intelakam Polsek Martapura Bripka Edi Suwardi yang menyatakan sanggup menjemput Lina ke Banyuwangi dan mengantarnya sampai ke rumahnya di Desa Sukanegara RT. 004 RW. 007 Kecamatan Buai Madang Suku 2 Kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatra Selatan.

Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin., S.H. menyampaikan bahwa Lina Marlina yang sebelumnya berada dan bekerja di Malaysia mendapatkan perlakuan yang tidak sepantasnya dari para majikannya. Diperlakukan seperti itu membuat Lina tidak betah dan melarikan diri dari majikannya, kemudian dia ketemu dengan Hanna yang mengajaknya pulang ke rumahnya Desa Alasbuluh Kec. Wongsorejo, mereka sampai di Wongsorejo pada hari Senin (15/1).

“Sudah 2 tahun lamanya Lina bekerja di Malaysia, oleh perusahaan penyalur tenaga kerja yang mengirimnya ke Malaysia Lina  dijanjikan akan mendapatkan gaji jutaan rupiah dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga. Namun sesampainya di Malaysia dia telah 2 kali berpindah tempat kerja karena majikannya tidak menggajinya bahkan dia diperlakukan dengan tidak berperikemanusiaan,” terang Iptu Kusmin.

Hana mengatakan jika sejak kedatangannya di Wongsorejo, dia sudah berusaha dengan berbagai cara untuk membantu Lina Marlina agar bisa kembali ke tempat asalnya. Dia mencari nomor telepon keluarganya, tetapi usaha mencari nomor keluarganya sia-sia, dan upaya terakhir melapor ke Bapak Sujiono selaku kepala dusunnya. Kemudian pada hari Sabtu (20/01/2018) bersama-sama dengan Kadus melaporkan ke Polsek Wongsorejo, Polres Banyuwangi.

“Alhamdulillah hari ini, bisa mendapatkan kepastian bahwa saya akan segera kembali berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Terimakasih Pak Kapolsek dan anggotanya yang telah berusaha mencarikan saya cara untuk bisa berkumpul dengan keluarga di Sumatera,” ungkapan bahagia dan terimakasih Lina saat berada di Polsek Wongsorejo setelah mendapat kabar jika akan ada anggota Polsek Martapura yang akan menjemputnya ke Banyuwangi.

Kapolsek Wongsorejo berpesan dan  mengingatkan kepada Lina Marlina agar peristiwa yang serupa tidak terulang kembalai, jika masih dan tetap ingin kembali bekerja di luar negeri hendaknya melalui perusahaan penyalur TKI/TKI yang resmi. Jangan melalui perusahaan penyalur tenaga kerja yang tidak resmi karena kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan di luar negeri TKW atau TKI tidak akan mendapat perlindungan dari Pemerintah.

Penulis : Setyo B.2001 / Humas Res BWI

Editor : Alfian Nurnas

Publish : Setyo Bakti

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password