Polisi Berhasin Amankan Pelaku Pembunuhan Dengan Kekerasan di Jayapura

Tribratanews.papua.polri.go.id. Polda Papua, Polres Jayapura – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Bersama – sama dengan Unit Reskrim Polsek Abepura serta Sat Reskrim Polres Jayapura Kota yang dipimpin Kasubdit III Jatanras Kompol Awaluddin Amin, S.Ik, telah melakukan penangkapan terhadap 3 pelaku pencurian dengan kekerasan, Jumat (19/01/18)

Korban diketahui meninggal dunia AW (60) di areal Terminal penumpang Pelabuhan Jayapura Jl. Koti Kelurahan Numbay Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura Papua.

Penangkapan berawal pada pukul 22.00 wit tim gabungan Subdit III Jatanras Polda Papua bersama Unit Reskrim Polsekta Abepura dan Sat Reskrim Polres Jayapura Kota, menuju terminal penumpang Pelabuhan Jayapura guna melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku.

Pukul 23.00 wit pelaku yang berinisal AFA (18) salah satu pelaku ditangkap dan diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Jayapura, pelaku selanjutnya berinisial JO (20) ditangkap di terminal penumpang pelabuhan Jayapura sedangkan pelaku terakhir berinisial MI (32) ditangkap di terminal penumpang pelabuhan Jayapura.

Dari hasil penyelidikan polisi mendapati barang bukti berupa 1 buah tas tenteng berisi pakaian, 1 buah tas rinjani berisi pakaian, 2 buah kantong kresek berisi pakaian dan bekal berangkat dan uang sisa hasil penjualan perhiasan yang dirampok sebesar Rp. 40.000,-.

SADADDFDFD

Dari pengakuan salah satu pelaku yang diamankan MI menerangkan bahwa yang melakukan pembunuhan adalah dirinya dan dibantu oleh 2 pelaku lainnya yang kemudian mengambil barang – barang milik korban berupa emas seberat 100 gram, hp 1unit milik korban, motor-kunci motor, 1 jilbab, 1 selendang batik.

Kejadian berawal saat datang 3 orang laki – laki ke rumah korban bertujuan untuk mengontrak rumah. Setelah terjadi kesepakatan antara korban dengan ketiga orang tersebut mengenai harga kontrak rumah, kemudian ketiga orang tersebut pergi meninggalkan rumah korban.

Korban sempat bercerita kepada saksi S bahwa ada tiga orang ingin mengontrak rumah dan korban sudah menjelaskan kepada tiga orang tersebut tentang besarnya biaya kontrak rumah milik korban sebesar Rp 50.000.000 dan ketiga orang tersebut menyetujui harga dimaksud dan mengatakan akan kembali sebentar dengan membawa uang sebesar Rp 50.000.000.

Setelah menceritakan kepada saksi S, korban masuk kedalam rumah sedangkan saksi S masih melanjutkan usaha sampingnya memotong rambut disebelah rumah korban. Pukul 21.30 WIT, saksi menutup usaha potong rambutnya dan kembali ke rumah, namun sebelum kembali ke rumah saksi melihat pintu rumah korban masih dalam keadaan terbuka.

Keesokan harinya warga sekitar yang curiga mendatangi rumah korban dan melihat korban sudah tidak bernyawa dengan posisi tertelungkup dan tangan diikat dibelakang, mendapati hal tersebut pelapor langsung melaporkan kejadian tersebut ke mapolsek Abepura untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penulis                 : Fajar Surya Irianto

Editor                    : Sosra Papua

Publish                 : Fajar Surya Irianto

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password