Banyuwangi Penuh Kekuatan Supranatural, Pelaku Pencurian Apes Meninggal di Tempat

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Banyuwangi – Seorang yang diduga pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor)  di Banyuwangi tewas setelah mengalami kecelakaan maut saat membawa kabur sepeda motor hasil curian. Terduga pelaku Curanmor tewas dalam kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi tepatnya selatan Kantor Desa Bengkak depan Toko Bintang masuk Dusun Posumur RT. 001 RW. 001  Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, hari Kamis (18/1) pukul 20.00 Wib tadi malam.

Menurut keterangan saksi, awalnya sepeda motor Honda Revo dengan plat nomor P-6291-PH yang dikendarai oleh MR.X melaju dari arah selatan ke utara. Sepeda motor melaju dengan kencang, mendahului truck yang ada di depannya. Dalam waktu yang bersamaan dari arah yang berlawanan mitsubishi pick up L300 P-6062-VF yang dikemudikan oleh Andrian Prasetyo warga Desa Banjar Kecamatan Licin Banyuwangi yang hendak berbelok ke arah kanan. Karena jarak yang sudah sangat dekat maka pengendara spm oleng dan terjatuh lalu kepala dari pengendara revo terlindas roda pick up bagian depan sebelah kiri.

Pada pukul 19.30 Wib pemilik sepeda motor honda revo memarkir sepeda motornya di dalam gudang timbang cabe miliknya. Kunci kontak sepeda motor masih menempel pada motor sementara pintu gudang timbang cabe tidak ditutup.

“Saya sudah terbiasa memarkir sepeda motor dengan kondisi kunci kontak tetap terpasang karena motor saya tersebut secara bergantian dipakai oleh karyawan saya,” terang Nevi yang dikenal sebagai pedagang cabe tersebut.

Tidak berapa lama kemudian Nevi mendapat kabar ada kecelakaan antara sepeda motor honda merk revo warna hitam vs mobil pick-up mitsubishi di Desa Bengkak yang tidak jauh dari tempat motor diambil pelaku. Salah seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa menurut cerita turun temurun dari para orang tua bahwa ada kepercayaan jika ada orang yang melakukan pencurian di Desa Bengkak bisa dipastikan jika tidak mengalami nasib sial tertangkap masyarakat maka bisa mengalami naas  tertimpa bencana seperti kecelakaan.

Setelah sampai di TKP kecelakan benar sangkaan pelapor bahwa sepeda motor miliknya ada disitu terlibat kecelakaan tersebut. Setelah dilakukan pengamatan ternyata yang mengendarai motor miliknya bukan anak pegawainya melainkan Mr. X tanpa identitas diri dan sudah meninggal ditempat kejadian. Melihat hal itu, Nevi baru menyadari jika motarnya telah dicuri orang.

001. curanmor laka md

Anggota Unitlantas Polsek Wongsorejo yang mendatangi TKP meminta STNKB dan benar bahwa sepeda motor merk honda revo tersebut adalah milik sang juragan cabe tersebut.

Kemungkian faktor penyebab kecelakaan karena lalainya pengendara motor honda revo yang terburu-buru (ngebut) karena takut dikejar oleh pemilik motor yang dicurinya. Jika dilihat dari kondisi kendaraan sepeda motor honda revo dengan plat nomor P-6291-PH angat baik, rem depan, belakang normal, setir, mesin dan kelengkapan lainnya normal sangat baik. Kondisi sarana jalanan lurus beraspal baik.

Kapolsek Wongsorejo Polres Banyuwangi  Iptu Kusmin., S.H. mengatakan dari kejadian tersebut petugas telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan motor honda revo P-6291-PH, pakaian Mr. X dalam tas kresek dan perkiraan kerugian kurang lebih Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah).

“Anggota Unitlantas dan Unitreskrim Polsek Wongsorejo telah mengambil langkah langkah mendatangi TKP Laka Lantas dan TKP pencurian, membantu evakuasi mayat dengan langsung membawa ke RSU Blambangan Banyuwangi, mengumpulkan saksi di tempat kejadian kecelakaan,” ujar Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian., S.H., S.I.K.

Penulis : Setyo B.1901 / Humas Res BWI

Editor : Alfian Nurnas

Publish : Setyo Bakti

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password