Pakai Akun Facebook Palsu, Residivis Kambuhan ini Tipu Puluhan Korbannya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek,  Media sosial disatu sisi memang sangat membantu komunikasi manusia. Cukup berbekal smartphone dan internet, jauh dibelahan bumi sekalipun, bisa terhubung dengan cepat. Bahkan saat ini media sosial sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk saling berbagi foto ataupun video call. Namun medsos juga bisa berbalik arah menjadi perangkap bagi kita jika digunakan sebagai alat berbuat kejahatan.

Seperti yang dialami oleh perempuan asal Desa Nglebo Kecamatan Suruh Trenggalek ini. Berawal dari perkenalannya dengan seorang pria di media sosial dilanjutkan saling tukar menukar nomor handphone. Keduanya pun sepakat bertemu di sebuah warung bakso di Desa Kedungsigit Kecamatan Karangan Trenggalek.

Dikonfirmasi saat press release kasus tersebut di Mapolres Trenggalek, Kapolsek Karangan AKP Sutrisno S.H., membenarkan hal tersebut.

“Berawal dari medsos, kemudian keduanya sepakat untuk bertemu di warung bakso” jelas AKP Sutrisno.

Disaat sedang asyik berbincang, tiba-tiba pria berinisial ALW yang diketahui sebagai warga Desa Kademangan Pagelaran Kabupaten Malang ini meminjam sepeda motor korban dengan alasan buang air kecil karena kebetulan di lokasi tersebut tidak menyediakan toilet. Tanpa menaruh curiga, korban pun menyerahkan kunci kendaraan kepada pelaku.

Setelah ditunggu cukup lama ternyata pelaku tidak segera kembali, akhirnya korban menghubungi pelaku melalui sambungan seluler, tapi saat itu handphone pelaku sudah dalam keadaan tidak aktif. Merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangan.

“Dari hasil penyelidikan, ternyata ALW menggunakan akun facebook dengan nama palsu. Dengan akun tersebut selanjutnya mengajak korban untuk bertemu dan melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan berupa membawa lari kendaraan bermotor milik korban” ujar AKP Sutrisno.

Masih kata AKP Sutrisno, ALW  merupakan residivis yang sudah pernah menjalani hukuman dengan kasus yang sama sebanyak 4 kali yakni tahun 2008 melakukan tindak pidana penganiayaan dan divonis 1 tahun 8 bulan penjara, kasus ini ditangani Polres Malang, tahun 2010 tersangkut perkara laka lantas dan divonis 4 bulan penjara, kasus ditangani Polres Lumajang, tahun 2013 melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan divonis 8 bulan penjara dan tahun 2015 melakukan tindak pidana penggelapan dan divonis 1 tahun penjara, kasus ditangani Polres Rembang.

“Hasil pengembangan, ALW juga melakukan kejahatan dengan modus operandi yang sama di berbagai kota diantaranya, bulan Oktober 2017, TKP di depan pabrik rokok Sampoerna dekat terminal Bungurasih Surabaya, kemudian bulan November 2017 di pintu masuk Gelanggang Olahraga Sidoarjo dan di bulan yang sama di Waduk Karangkates Kabupaten Malang” ungkapnya.

Guna mendukung proses penyidikan, petugas mengamankan beberapa barang bukti, beberapa barang yang diduga dibeli dari hasil penjualan sepeda motor milik korban, dompet berisi KTP dan kartu ATM milik korban yang berada di jok motor dan STNK.

Atas perbuatannya, ALW dijerat dengan pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan yang diancam dengan pidana maksimal 4 (empat) tahun penjara.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password