Kapolresta Kediri Bacakan Larangan Anggota Polri yang Harus Ditaati Dalam Pemilukada

Tribratanews.polri.go.id, Polreta Kediri. Polresta Kediri menggelar Lat Pra Ops Mantap Praja Semeru 2018 dalam rangka Pengamanan Pemilukada  serentak tahun . Kegiatan dipusatkan di  GOR Jayabaya Kel. Bandar kidul Kec. Mojoroto Kota Kediri dan diikuti oleh 400 orang, Rabu (17/1) .

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain  Kapolres Kota Kediri AKBP  Anthon Hariyadi,  SIK.  MH, Ketua Panwaslu Kota Kediri Ir. Yoni Bambang Suryadi, Ketua KPU Kota Kediri Drs. H. Agus Rofiq dan pejabat utama Polresta Kediri serta anggota Polresta Kediri.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.35 dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H . Dimana salah satu penekannya adalah Polri harus bisa mengendalikan situasi dalam masyarakat agar jangan sampai terjadi benturan antar pendukung.

“Dalam Pemilukada tahun 2018 ada beberapa larangan yang harus kita patuhi karena kita harus bersikap netral. Larangan tersebut antara lain dilarang menjadi narasumber dalam kampanye paslon kecuali dalam rangka Pengamanan,” kata AKBP Anthon Haryadi

Selain larangan diatas kata AKBP Anhon Haryadi masih ada larangan-larangan lainya diantarannya dilarang menanggapi atau menyebarkan foto paslon dalam media sosial atau dalam media apapun. Dilarang melakukan foto bersama paslon. Dilarang memberikan dukungan politik dalam bentuk apapun.  Dilarang menjadi pengurus atau tim pemenangan Paslon. Dilarang memberikan fasilitas dinas atau fasilitas pribadi untuk kepentingan Paslon. Dilarang melakukan black campaign terhadap Paslon . Dilarang memberikan informasi kepada siapapun dalam penghitungan jumlah suara dan dilarang menjadi anggota panitia dalam Pemilukada.

Sambutan kedua disampaikan Ketua KPU Drs. H. Agus Rofiq yang menyampaikan penyelenggaraan Pilkada berharap bisa berjalan aman lancar dan demokratis.

“Selaku penyelenggara kami mohon bantuan aparat keamanan untuk selalu menjaga kondusifitas keamanan. Kami yakin dengan penyiapan anggota pengaman dari pihak kepolisian saat ini nantinya dapat mengawal proses Pemilukada tahun 2018 dengan aman. Insya Allah pada hari Kamis 18 Januari pukul 09.00 WIB  di kantor KPU Kota  kami akan menyampaikan hasil pemeriksaan kesehatan paslon walikota kediri dari RSU Dr. Soetomo Surabaya ,” kata Agus Rofiq

Ketua Panwaslu Kota Kediri Ir. Yoni Bambang Suryadi dalam sambutannya juga menyampaikan beberapa hal terkait tugas Panwaslu sebagai pengawas dalam kegiatan Pemilukada antara lain bentuk pengawasan partisipatif. Yaki  Tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu. Tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilu dan Bertujuan meningkatkan partisipatif pemilu

“Pemilu tanpa pengawasan dikhawatirkan akan terjadi beberapa hal . Antara lain  terjadi manipulasi data, hilangnya hak pilih, terjadi politik uang,” jelas Ir. Yoni Bambang Suryadi

Ditambahkan Yoni Bambang Suryadi peran pengawas partisipatif dalam pengawasan  adalh memberi informasi awal, mencegah pelanggaran, mengawasi atau memantau.

“Sedangkan obyek pengawasan partisipatif adalah data pemilih, pencalonan peserta pemilu, kampanye peserta pemilu. Masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara dan rekapitulasi data. Sedangkan tugas pengawas partisipatif antara lain memantau dan mengumpulkan informasi. Mencatat mengumpulkan data dan meloporkan hasil pengawasan kepada pengawas pemilihan terdekat (PPL, panwascam, panwas kabupaten/kota).

“Usai sambutan-sambutan kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama. Pukul 10.00 WIB kegiatan Lat Pra Ops Mantap Praja Semeru 2018 dalam rangka Pengamanan Pemilukada serentak tahun 2018 selesai dalam keadaan tertib dan aman,” kata Kapolsek Mojoroto Polresta Kediri Kompol Didit Prihantoro

 

 

 

Penulis      : Didik

Editor         : ALFIAN NURNAS

Publish      : Didik

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password