Asah Kemampuan Metode Mengajar, Nikmati Sensasinya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jatim – Polres Trenggalek, Satlantas Polres Trenggalek kembali menggelar kegiatan yang bersentuhan dengan dunia pendidikan. Kegiatan digelar di dua tempat sekaligus pada waktu yang bersamaan. Lokasi pertama adalah SMA Negeri 2 Trenggalek dan kedua di Mapolres Trenggalek, Rabu (17/01).

Di SMAN 2 Trenggalek kegiatan dilaksanakan di masjid lingkungan sekolah yang diikuti oleh perwakilan kelas 10 hingga 12 sejumlah 40 orang. Bertindak sebagai narasumber adalah Bripda Deta yang sudah cukup berpengalaman dalam kegiatan serupa.

Dibantu sebuah LCD proyektor, Bripda Deta menerangkan kepada para siswa tentang tertib berlalu lintas serta peraturan perundang-undangan yang menyertainya. Menyadari yang dihadapi adalah pelajar SMA, Bripda Deta memilih pendekatan yang berbeda jika dibandingkan dengan sosialisasi kepada pelajar tingkat SD maupun SMP. Bripda Deta tampil lebih fresh dengan gaya mengajar yang lebih mirip motivator. Banyak joke-joke segar yang ia lemparkan untuk menggugah semangat dan motivasi peserta.

“Kalau pelajar SMA lebih interaktif. Mereka juga lebih kritis. Jadi, pemateri harus bisa mengolah suasana agar lebih hidup” ujar Bripda Deta.

Di lokasi yang berbeda tepatnya di Mapolres Trenggalek, Bripda Dyah Ayu dan Bripda Hanifah terlihat sibuk bersama anak-anak Paud Al-Kautsar Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan. Dengan didampingi oleh para guru, 40 orang anak-anak ini nampak riang saat diajak keliling Mapolres. Namanya anak kecil, rasa ingin tahunya juga tinggi. Setiap melihat sesuatu yang asing pasti ditanyakan. Seperti saat melihat seorang anggota berpakaian dinas lengkap dengan rompi body vest dan helm taktis, bukannya takut, beberapa anak justru menghampiri dan tanya ini itu. Dengan telaten Bripda Dyah Ayu dan Bripda Hanifah menjelaskan satu persatu.

“Lebih menantang. Kita harus benar-benar memahami karakter anak-anak. Ibaratnya harus pinter ngemong (mengasuh, red). Syarat lainnya harus senang sama anak-anak” ujar Bripda Hanifah yang diamini oleh Bripda Ayu.

“Disela-sela berkeliling kita kenalkan tugas polisi itu seperti ini. Kemudian kita kenalkan juga tentang rambu-rambu lalu lintas dengan metode permainan. Jadi, mereka juga gak bosan” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma, S.H., S.I.K. mengatakan, baik program Police Goes To School maupun Polisi sahabat anak akan terus digalakkan. Pembentukan karakter disiplin dan tertib berlalu lintas harus dimulai dari usia dini dan bersifat kontinyu atau berkesinambungan. Bahkan ia berharap tertib berlalu lintas bisa menjadi salah satu kurikulum wajib bagi pelajar.

“Jika bisa terintegrasi dengan kurikulum sekolah tentu hasilnya semakin maksimal. Perlu kerja keras dan komitmen bersama antar stake holder untuk mewujudkannya. Demi kehidupan anak bangsa yang lebih baik” jelas AKP Ricky.

Penulis : Ady / Polres Trenggalek Jatim
Editor : Alfian Nurnas
Publish : Handoko / Polres Trenggalek Jatim

Admin Polri54021 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password