Beraksi di 11 TKP, Lima Pelaku Jambret Ditangkap Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali – Kurang dari sebulan, Polsek Kuta kembali meringkus komplotan jambret yang sering beraksi di wilayah Kuta. Setelah sebelumnya menangkap 3 pelaku pada akhir Desember lalu. Kali ini, Polsek Kuta menangkap 5 orang pelaku yakni I Negah Cerry (33), I Komang Patkai (17), I Wayan Ngongek (20), I Putu Agus Andre (19), I Made Mahendra (24).

Penangkapan komplotan ini berawal dari laporan korban ke Mapolsek Kuta, Senin (27/12/2017) lalu sekitar pukul 22.30 Wita. Korban mengaku mengalami penjambretan di Jalan Sunset Road Kuta Badung. Ketika itu, korban sedang melihat Google Map di handphonenya dan tiba-tiba ada dua orang menggunakan sepeda motor memepet dan langsung merampas handphone korban.

“Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dan hasilnya, Senin (9/1/2018), pelaku I Nengah Cerry berhasil diringkus ditempat kosnya di Pemogan Denpasar Selatan,” kata Kapolsek Kuta, Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanit Reskrim, Iptu Ario Seno, Senin (15/1).

Setelah diinterograsi, pelaku mengakui telah melakukan penjambretan sebanyak 4 kali bersama kawannya yakni I Komang Patkai. Kemudian hasil pengembangan di lapangan, polisi menangkap ketiga pelaku lainnya.

Dari ke lima komplotan jambret ini, didapatkan barang bukti sekitar 100 handphone, termasuk yg rusak, dan uang tunai Rp 63 juta hasil dari perbuatan mereka selama ini.

Kapolsek Kuta mengatakan bahwa para pelaku ditangkap di tempat terpisah. Mereka sudah sering melakukan aksinya dengan modus mengambil handphone ketika mayoritas korban yang merupakan wisatawan sedang asyik bermain handphone atau membuka Maps sambil berjalan ataupun sedang mengendarai sepeda motor.

“Hasil pengembangan, untuk TKP baru kita dapat buktikan 11 lokasi, kemungkinan masih banyak TKP yang lain, ini masih kita dalami. Masih ada komplotan yang lain yang juga sedang kita kejar” ucapnya.

Menurut Kapolsek, untuk barang bukti handphone itu ada sekitar puluhan terhitung dengan yang rusak ditambah uang hasil dari penjualan handphone. Namun polisi berhasil mengamankan sebelum dibagikan kepada kawanannya.

“Targetnya rata-rata 90 persen wisatawan asing. Kita akan prioritaskan untuk menumpas segala bentuk kejahatan yg dapat berdampak pada pariwisata,” ujar perwiraPerwira melati satu di pundak ini.

Komplotan jambret yang meresahkan wisatawan asing di wilayah hukum Kuta ini, dikenai dengan pasal 363 KUHP dengan tindakan pidana pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penulis  : I Ketut Bina Wartawan

Editor    : Swanjaya

Publish  : I Putu Suwardhana.M

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password