Satu Lagi Pelaku Pengeroyokan di Jalan Sibula Ditangkap Polisi

PhotoGrid_1515811469846-768x54

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Resmob polsek bontoala dipimpin Iptu H.Rahman Ronrong melakukan penangkapan terhadap pekaku kasus pengeroyokan di Jalan Sibula dalam, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, jumat (12/1/18).

MJ (35) Warga jalan tinumbu ditangkap disekitar rumahnya bersama barang bukti sebilah badik yang diselip dipinggangnya.

Pelaku dapat tertangkap setelah tim resmob bontoala melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku yang sdh masuk daftar DPO (daftar pencarian orang) berdasarkan laporan tertulis dari pihak korban dimapolsek bontoala.

Sebelumnya salah seorang pelaku (MH) sudah ditangkap yang sekarang sedang menjalani proses hukum.

Korban H. Lolo warga jalan Galangan kapal mengalami luka robek pada punggung, lengan, paha dan patah tulang pada bagian kaki yang terjadi pada bulan september 2017 TKP dijalan sibula dalam makassar akibat dikeroyok oleh pelaku berteman.

Iptu H. Rahman Ronrong mengatakan sejauh ini telah melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku yang satu diantaranya DPO yang baru tertangkap yaitu pelaku MJ.

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan dikantor (polsek bontoala) dan sekarang dalam pemeriksaan oleh penyidik,” kata H. Rahman.

Penganiayaan pada akhir-akhir ini sering terjadi dimana-mana, bahkan beritannya sering muncul di stasiun-stasiun TV, penganiayaan dilakukan karena berbagai masalah, kadang-kadang penganiaayan terjadi hanya karena masalah sepeleh saja misalnya akibat tersinggung, salah paham, dendam, dan masih banyak lagi.

Dalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka” (HR. Muslim)

Penulis : Rosdiana

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password