Asyik Main Judi, Tiga Pria di Soppeng Diciduk Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tiga Orang Pelaku Kasus perjudian kembali diamankan Tim Kalong Polres Soppeng, Sabtu (13/1/18) dini hari tadi.

Ketiganya masing masing RJ (28), IL (21), dan RS (31) diciduk saat tengah asyik bermain judi jenis qiu qiu di Posko Damkar Kec. Marioriwawo Soppeng.

Aiptu Asdar S.Sos Kanit Resmob Polres Soppeng yang dikonfirmasi via seluler membenarkan penangkapan tersebut.

Dijelaskan bahwa penggrebekan perjudian di Posko Damkar Kec. Marioriwawo Soppeng ini berawal dari informasi masyarakat setempat.

Bersama ketiga pelaku petugas Kepolisian mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 1.209.000,- (satu juta dua ratus sembilan ribu rupiah), dan 6 Set Kartu Domino.

Saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Polres Soppeng guna proses hukum lebih lanjut.

Fenomena perjudian adalah permasalahan yang kompleks, untuk itu maka ada baiknya bila kita mencoba menarik beberapa intisari permasalahan berkaitan dengan fenomena tersebut agar pembahasan dapat lebih terarah dan tepat.

Definisi yang diberikan dalam sebuah kamus besar “khususnya” kamus Bahasa Indonesia yang mana kata “judi” adalah “Permainan dengan memakai uang atau barang berharga sebagai taruhan; berjudi berarti mempertaruhkan sejumlah uang atau harta di permainan tebakan berdasarkan kebetulan, dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar daripada jumlah uang atau harta semula.

Diera global seperti sekarang ini sulitnya pemberantasan perjudian “khususnya” judi kupon putih ini atau lebih dikenal sebutan toto gelap (Togel) kian membuat sebagian masyarakat menjadi resah.

Judi togel itu sendiri sebenarnya adalah jenis judi yang banyak digemari oleh masyarakat luas. Yang mana jenis judi togel itu sendiri berasal dari negara Singapura.

Dalam hal ini jika melihat dari kinerja dari pihak pemerintah dan oknum aparat keamanan seperti kehabisan akal untuk mengatasi judi gelap yang diharamkan oleh setiap agama.

Pasalnya, jenis judi yang memiliki perputaran uang milyaran rupiah dalam satu hari saja tersebut mudah diperoleh hingga ke sudut-sudut perkampungan sekalipun. Togel ini bahkan lebih dahsyat ketimbang judi lainnya yang berada di Indonesia.

Padahal sudah sejelas dan nyata Secara yuridis (secara hokum), berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Khususnya pasal 303 KUHP jo UU Nomor 7 tahun 1974, semua bentuk perjudian adalah kejahatan. Selain itu PP No 9/1981 jo Inmedagri No 5/1981 yang ditujukan pada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota, agar menghapus/mencabut izin perjudian dalam bentuk dan tujuan apapun sejak 1 April 1981. Semua aturan itu dianggap sebagai perangkat hukum yang jelas untuk melarang perjudian di Negara Kesatuan Repoblik Indonesia(NKRI).

Dalam Islam sendiri perbuatan berjudi adalah haram, Allah Ta’ala berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (QS. Al Maidah: 90).

Selain itu judi juga dapat menimbulkan permusuhan diantara manusia, berdasarkan firman Allah Ta’ala,

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu (lantaran meminum khamar dan berjudi itu)” (QS. Al Maidah: 91)

Penulis : Marwan

Editor : Alvian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password