Misteri Mayat di Desa Sungai Buluh Terkuak, Kurang 24 Jam Pelaku Terangkap

Tribratanews.polri.go.id – Polres Hulu Sungai Tengah, Bertempat di ruang Lobby Polres HST telah digelar press release kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan, Jum’at (12/1/2018) sekitar jam 17.00 Wita.

Kegiatan  press release tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. yang didampingi, Waka Polres HST Kompol Sarjaini, Kasat Reskrim AKP Ismat Wahyudi dan Ps. Paur Subag Humas Bripka M. Husaini, S.E, M.M. dengan mengundang rekan wartawan media cetak yang ada di Kab. HST.

Adapun kasus yang diungkap merupakan hasil penyelidikan dari penemuan mayat yang ada di Desa Sungai Buluh Kec. Labuan Amas Utara Kab. HST. Mayat tersebut merupakan korban dari pencurian dengan kekerasan dan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil jerih payah Unit Jatanras Polres HST bekerjasama dengan Unit Jatanras Polres HSS yang kurang dari 24 jam dapat menangkap pelaku.

Korban seorang pedagang yang berjenis kelamin perempuan dan bernama Istiqomah (41) warga Jl. SKB. Desa Tibung Raya Rt. 008/003 Kec. Kandangan Kab. HSS. Perempuan tersebut dibunuh oleh pacar korban yang dibantu oleh temannya. Kedua pelaku berinisial ML (18) warga Desa Sungai Buluh Kec. Labuan Amas Utara kab. HST dan MS warga Desa Manta’as Kec. Labuan Amas Utara Kab. HST.

Kronologis kejadiannya bermula saat korban berpamitan kepada keluarganya untuk pergi dari rumah dengan alasan ingin bertemu dengan pacar korban yakni ML, Senin (8/1/2018) sekitar jam 09.00 wita.

Pacar korban tersebut menunggu korban di terminal Kandangan. Setelah keduanya bertemu, korban dan ML naik taksi dari di terminal Kandangan menuju ke arah Amuntai. Tujuan mereka berdua adalah menuju ke desa Muara Tapus untuk merental mobil milik Inas.

f0b6a6e6-1cf6-4d88-9eaf-988fc335f37f

Setelah mendapatkan mobil yang dimaksud, keduanya pergi menuju ke arah Paringin Kab. Balangan untuk menjenguk mama angkat ML di rumah sakit. Namun sesampainya di RSUD Balangan, mama angkat ML ternyata sudah keluar dari rumah sakit.

Sekitar jam 19.30 Wita, keduanya kembali menuju desa Sungai Buluh dan menjemput teman ML yakni MS. Ternyata sebelumnya ML dan MS memang sudah berencana untuk merampas barang korban. Ketiganya pun berangkat menuju arah Kandangan untuk mengantar korban pulang.

Sesampainya di desa Teluk Mesjid Kec. Haruyan, MS langsung mengikat leher korban menggunakan jaket milik korban. Saat sampai di simpang 4 Haruyan, korban sudah tidak bernyawa lagi. Di desa Pengambau, mobil yang ditumpangi pelaku dan korban berbalik arah menuju ke desa Sungai Buluh.

Kedua pelaku membawa korban ke jalan yang sepi di daerah Sungai Buluh dan menguburkan korban dibawah bangunan yang tidak terpakai dengan kondisi tanah yang tergenang air (pondasi bangunan seperti rumah panggung karena berdiri diatas rawa)

Sebelum menguburkan mayat korban, kedua pelaku mengambil barang milik korban berupa emas 26 gram, Handphone merk Nokia serta uang tunai sebesar Rp. 200.000,-.

Barang milik korban tersebut kemudian dijual dan uang hasil penjualan tersebut dibagi rata oleh kedua pelaku, dengan pembagian hasil pelaku ML mendapatkan uang sebesar Rp.1.809.000,- sedangkan MS mendapatkan bagian Rp. 1.800.000,-.

Mayat korban pun ditemukan oleh warga sekitar, Jum’at (12/1/2018) sekitar jam 06.00 wita. Dan warga pun segera melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polsek Labuan Amas Selatan yang diteruskan ke Polres HST.

Setelah mendapat laporan penemuan mayat tersebut, unit jatanras Polres HST langsung melakukan penyelidikan dengan bekerjasama dengan unit jatanras Polres HSS. Dengan waktu kurang dari 24 jam, akhirnya kasus penemuan mayat tersebut terkuak, unit jatanrasPolres HST dan HSS berhasil menangkap kedua pelaku serta mengamankan barang bukti. Kedua pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres HST guna penyidikan lebih lanjut.

Terkait penangkapan kedua pelaku, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K., M.H. mengatakan “Ini merupakan sebuah keberhasilan dan bukti kekompakan antara kedua Polres dalam pengungkapan kasus. Saya sangat mengapresiasi dengan hasil pengungkapan kasus yang dilakukan oleh Unit Jantaras Polres HST terutama Unit Jatanras Polres HSS yang bersedia ikut membantu dalam pengungkapan kasus tersebut, sehingga dalam waktu kurang dari 24 jam kedua pelaku dapat ditangkap” jelasnya.

Penulis    : Muhammad Husaini
Editor      : Alfian Nur
Publish    : Guntur Wahyudi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password