Terungkap, Ini Penjelasan Polisi Motif Pembacokan Regina di Cafe Ratu

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Kepolisian Resor (Polres) Halamahera Barat (Halbar) pagi tadi menggelar press release terkait dengan kasus penganiayaan salah satu ladies caffe Ratu yang bernama Ragina oleh Abdul diketahui sebagai pacarnya yang dilangsungkan di Mapolres Kab. Barat, Pengungkapan Kasus Tindakan Pidana Penganiyaan Berat Di wilayah Hukum Jailolo Selatan sekitar pukul 11:49 Wit.

Dalam pres release yang dihadiri pers liputan Kab. Halbar yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Halbar (KJH) serta penyampaian press release oleh Kapolres Kab. Halbar AKBP Bambang Wiriawan didampingi Kapolsek Jailolo Selatan Ipda Wahyu Aji Wibowo terkait dengan Kasus tindakan pidana Penganiyaan Berat.Selasa (9/1/18)

Kapolres AKBP Bambang Wiriawan menyampaikan bahwa Pada Hari Kamis Tanggal 04/1/2018 pukul 02.00 Wit bertempat didalam Caffe Ratu, Dusun Braha Desa Sidangoli Gam Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara, telah terjadi tindak Pidana Penganiyaan yang dilakukan oleh tersangka bernama Abdullah Lamadahu Alias Abdul Kepada korban atas nama Regina Frorensia Balu Alias Regina

Kapolres juga menambahkan terkait dengan kronologis kejadian tersebut, sekitar pukul 20.00 Wit tersangka (Abdul) bersama sama dengan korban (Ragina) mengkonsumsi minuman keras (Miras) jenis captikus didalam Cafe Ratu sampai Pukul 00.00 Wit kemudian sampai Pukul 00.10 Wit korban meminta ijin kepada tersangka untuk pergi ke toilet namun saat itu tersangka curiga ada yang aneh dari korban, karena korban dengan tersangka memiliki hubungan (berpacaran) dan tersangka pun mengikuti korban ke toilet dan menemukan korban saat itu duduk bersama sama dengan ke 4 orang temannya, kemudian tersangka memarahi korban dan menarik tangan korban untuk ikut tersangka pulang malam itu juga ke Kota Ternate dan besok paginya keduanya berangkat ke Kota Bitung dengan menggunakan Angkutan Laut kapal Fery, namun korban menolak dan tidak mau ikut dengan tersangka.

Lanjut kapolres, kemudian saat itu juga tersangka mengambil barang bawaanya berupa tas yang berisi pakaian dan berjalan kaki menuju Desa Moiso Kecamatan Jailolo Selatan untuk mencari tumpangan menuju ke pelabuhan Speed Boad, ketika dalam perjalanan menuju Desa Moiso tersangka merasa dihianati oleh korban dan langsung tersangka balik lagi menuju ke caffe Ratu dan mengambil Sebilah Parang kemudian masuk ke caffe Ratu dan menuju ke arah korban yang saat itu duduk dikursi, korbanpun kemudian dibacok ole tersangka dengan sebilah parang bawaannya secara berulang-ulang kali hingga korbanpun tersungkur dilantai,tersangka kemudian melarikan diri ke kebun warga Desa Moiso Dusun Braha Desa Sidangoli Gam Kecamatan Jailolo Selatan

 “Atas perbuatan yang dilakukan, tersangka dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara.” Tutup Kapolres

Penulis             : Wanti

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password