Sopir Ngantuk, Pengemudi Mobil di Malino Terjun ke Selokan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Kapolsek Tinggimoncong Iptu Rusdi Tata bersama anggota mendatangi lokasi terjadinya kecelakaan tunggal oleh pengemudi mobil di Jalan Poros Malino, Lingkungan Batulapisi, Kel. Malino, Kec. Tinggimoncong, Kab. Gowa, Senin (08/01/18).

Berawal dari laporan warga bahwa sekira pukul 23.00 Wita di Jalan Poros Malino telah terjadi kecelakaan tunggal sebuah mobil Suzuki Aerio dengan Plat No. Pol DD 1376 I yang dikemudikan oleh Muh. Amin warga Toddopuli 10 Makassar.

Kronologis kejadian, mobil yang tanpa penumpang tersebut melaju dari arah Sinjai tujuan Makassar mengalami kecelakaan, menurut sopir dia dalam keadaan lelah dan mengantuk dengan kecepatan diatas rata–rata 40 km/jam tiba-tiba mobil oleng ke kanan sehingga terbalik kedalam selokan, dan mengakibatkan mobil pada bagian kanan dan kiri rusak serta kaca depan pecah.

Dari kejadian tersebut pengemudi tidak mengalami luka, korban mengalami kerugian materil ditaksir sekitar Rp 10 juta, selanjutnya Bripka Ruslan mengantar korban bersama mobilnya ke Makassar dan meminta bantuan warga bersama sama mengangkat mobil dari saluran air hingga ke jalan.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kecelakaan di jalan raya diantaranya faktor human error (kesalahan manusia), faktor ini seringkali menjadi penyebab utama kecelakaan termasuk karena ngantuk yang menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi.

Berikut beberapa tips yang ampuh mengusir kantuk saat menyetir mobil atau mengendarai motor, dikutip dari hellosehat.com.

  1. Minum kopi

Jika mata dan tubuh Anda sudah benar-benar lelah, Anda butuh kafein untuk membantu menjaga kesadaran. Salah satu sumber kafein terbesar adalah kopi. Namun, kopi membutuhkan waktu kira-kira setengah jam sebelum efeknya terasa. Selain itu, secangkir kopi saja mungkin tidak cukup bagi orang yang sehari-harinya sudah sering mengonsumsi kopi.

  1. Menepi dan tidur sejenak (bagi pengemudi mobil)

Apabila efek kopi belum terasa, cara terbaik untuk melawan kantuk adalah dengan tidur sejenak. Menepi dan tidurlah selama kira-kira 15 menit. Ingat, lebih baik menghabiskan waktu 15-20 menit untuk tidur sejenak daripada memaksakan diri untuk tetap menyetir dengan risiko yang besar.

  1. Menepi dan melakukan peregangan (bagi pengendara motor)

Biasanya rasa kantuk tak tertahankan muncul saat Anda mengendarai motor di jalanan yang cukup lengang dalam cuaca yang bersahabat. Maka, segera menepi sesaat dan turunlah dari motor. Lakukan peregangan otot dan berjalan-jalanlah kira-kira selama 10 menit. Bergerak secara aktif bisa membantu pikiran tetap terjaga.

  1. Jangan minum obat dan alkohol sebelum atau saat berkendara

Mengonsumsi obat-obatan dan alkohol bisa memengaruhi konsentrasi dan kewaspadaan Anda. Hindari minum obat anti mabuk, obat anti masuk angin, atau obat lain dengan efek samping mengantuk sebelum atau saat berkendara. Pasalnya, Anda akan merasa sangat mengantuk. Kalau Anda memang harus minum obat-obatan tertentu yang diresepkan dokter, sebaiknya jangan menyetir mobil atau mengendarai motor sama sekali.

  1. Beristirahat setiap dua jam

Serangan kantuk saat menyetir atau mengendarai motor dalam perjalanan panjang adalah hal yang sangat wajar. Untuk mencegahnya, sebaiknya Anda beristirahat setiap dua jam untuk melakukan peregangan otot atau tidur sejenak. Kalau dipaksa menyetir terus tanpa jeda, tubuh dan mata Anda justru jadi cepat lelah dan terasa berat. Maka, meskipun Anda tidak sedang mengantuk atau letih, usahakan untuk tetap beristirahat setiap beberapa jam sekali.

  1. Minta ditemani saat mengemudi

Kalau Anda kurang tidur, kurang istirahat, atau sedang kelelahan berat, hindari mengemudi seorang diri. Apalagi jika jaraknya cukup jauh. Ajaklah seorang teman atau anggota keluarga yang bisa menemani Anda sepanjang jalan. Dengan begitu, Anda bisa mengobrol bersamanya jika Anda mulai mengantuk. Dia juga bisa menjadi ‘polisi’ kalau Anda sudah mulai kehilangan kewaspadaan, terkantuk-kantuk, atau hampir tertidur. Akan lebih baik lagi jika orang yang menemani Anda bersedia untuk bergantian mengemudi.

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password