Jaga Situs Cagar Budaya, Ini Yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Benua Tengah

D164AB5C-FEE0-4180-9955-99751602B393

Tribaratanews.polri.go.id, Polda Kalbar Polres Kapuas Hulu – Rumah Betang adalah sebuah peninggalan sejarah massa lalu dan masih terus dilestarikan dan dipertahankan oleh masyarakat Dayak hingga kini. Sebuah peninggalan sejarah masa lalu yang menceritakan secara tersirat kehidupan suku Dayak yang keras dan panjang di masa lampau dalam hidup berdampingan dengan alam.

Salah satu rumah betang yang telah berdiri dari tahun 1864 dan sekarang masih dihuni oleh masyarakat suku dayak Tamambaloh adalah rumah betang Dai Bolong Pambean di Dusun Benua Tengah Hilir Desa Benua Tengah Kecamatan Putussibau Utar Kabupaten Kapuas Hulu.

Di rumah betang inilah Bhabinkamtibmas Desa Benua Tengah, Briptu Harris Jum’anianda melakukan Pelatihan Pemadam Kebakaran kepada warga penghuni betang, Minggu (07/01/18)

“Kegiatan pelatihan pemadam kebakaran dilaksanakan dalam rangka memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara pencegahan, penanggulangan dan pemadaman api akibat dari kebakaran” ungkap Briptu Harris Jum’anianda.

“Tujuannya tidak lain adalah agar apabila terjadi suatu musibah kebakaran dapat segera di tanggulangi, mengingat, kebakaran terjadi bukan berasal dari api yang besar, melainkan dari api yang kecil” tambahnya.

Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri pula oleh Kapolsek Putussibau Utara dan Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas Hulu yang turut memberikan materi pelatihan.

“Beberapa hari yang lalu, pak Kapolsek dan mas Harris datang ke kantor kami, mengajak kerjasama untuk memberikan pelatihan pemadam kebakaran di rumah betang, Kami sangat menyambut baik hal ini ” jelas Dimas, Anggota Sat Pol PP.

Ditambahkannya, “ini adalah pertama kali kami lakukan pelatihan secara langsung di rumah betang, terima kasih atas kerjasama pak Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, semoga rumah betang yang lain dapat melakukan pelatihan seperti ini, baik kerjasama dengan pemerintah desa atau melalui Bhabinkamtibmas”, tambah Dimas.

Dari penuturan masyarakat, materi yang disampaikan dalam pelatihan antara lain Definisi dan penyebab kebakaran, Cara mencegah kebakaran, Cara memadamkan api kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) seperti Handuk Basah, Pasir dan APAR Portable (tabung pemadam), Cara memadamkan api menggunakan mesin pemadam serta cara mengoprasionalkan alat pemadam, mulai dari memasang selang, cara memadamkan api, hingga menyimpan alat usai memadamkan api, serta Tehnik dan prioritas dalam mengevakuasi warga dan barang di tempat terjadinya kebakaran yang secara keseluruhan disampaikan oleh Bhabinkamtibmas dan anggota Sat Pol PP.

“Seperti yang kita ketahui, rumah betang secara garis besar dibangun mengguakan kayu, otomatis sangat mudah terbakar, ini yang perlu kita antisipasi, agar situs budaya ini tetap ada karena ini adalah warisa nenek moyang kita, “tutup Harris.

Penulis : Harris Jum’anianda
Editor : Alfian N/Nanang Purnomo
Publish :Chia

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password