Tiga Kali Beraksi di Soppeng, Pelaku Curanmor Ini Ditangkap di Bone

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Satu orang pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Soppeng berhasil dibekuk Tim Kalong Polres Soppeng yang dipimpin oleh Aiptu Asdar, Senin (8/1/18) dini hari tadi.

Pelaku inisial AS alias Andong (26), dibekuk pihak Kepolisian di Kab. Bone, Kasat Reskrim Polres Soppeng yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Ia menambahkan dari hasil pemeriksaan awal pelaku AS (26), pernah menjalankan aksi Curanmor di 3 tempat di wilayah hukum Polres Soppeng yaitu di Jl. Wijaya Soppeng, BTN Lalabatarilau dan Jl. Daeng Bora Kel. Bila Soppeng.

Kasat Reskrim Polres Soppeng menambahkan, saat ini pelaku AS sudah ditahan di Polres Soppeng, Tim Kalong Polres Soppeng masih melanjutkan pengejaran kepada rekan pelaku lainnya.

Aksi pencurian kendaraan bermotor makin terbilang nekat melakukan aksi kejahatannya, meskipun di lokasi yang ramai, juga banyak terjadi seperti di areal parkiran. Pelaku berulah dengan cepat, sehingga sulit terlacak oleh pemilik kendaraan. Peralatan mencuri kendaraan bermotor pun semakin canggih.

Penyebab pencurian pun juga beragam dan terkesan banyak juga yang sepele. Ada yang ditaruh di parkiran kemudian raib, lantas ada juga yang diserobot di jalan, bahkan ada juga yang karena sepele seperti karena ditinggal memancing, ditinggal belanja di dasar dan lainnya.

Dengan kondisi semacam itu, maka hal ini memberi sinyal kepada kita semua para pemilik motor untuk lebih ekstra hati-hati dan waspada bahwa pelaku-pelaku pencuri motor mengintai kekayaan motor kita.

Bisa jadi, semakin banyaknya motor yang dicuri lantaran jumlah sepeda motor juga bertambah sangat banyak di masyarakat. Maka wajar jika pencurian sepeda motor juga banyak yang memenuhi laporan kantor polisi.

Kita tentu tidak bisa melarang pengetatan kepemilikan sepeda motor di masyarakat. Karena bagaimana pun alat transportasi ini memang dibutuhkan masyarakat untuk kemudahan mobilitas.

Namun yang bisa dilakukan adalah memberikan imbauan agar masyarakat pemilik sepeda motor lebih berhati-hati dan waspada. Ketika ditinggal parkir maka harus dipastikan sepeda motor sudah terkunci.

Jangan sampai angka pencurian sepeda motor terus bertambah di masyarakat. Hal itu akan menjadi preseden buruk bagi rasa keamanan masyarakat. Meski sebenarnya penyebab kriminalitas pencurian sepeda motor itu bukan semata-mata karena faktor aparat keamanan tetapi juga karena keteledoran pemilik yang menyebabkan munculnya kesempatan pelaku beraksi.

Penulis : Bara

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password