Polisi Cek TKP Tenggelamnya Bocah 10 Tahun di Pringsewu Lampung

IMG_20180107_14971

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Rangga Nursaputra bocah berusia 10 tahun yang merupakan pelajar kelas 5 SD dilaporkan tenggelam di embung Pekon Sukamulya Kecamatan Banyumas, Minggu (7/1/18).

Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si mengatakan, sekitar pukul 11.00 WIB petugas menerima laporan masyarakat. Tindakan kepolisian setelah menerima informasi, petugas melakukan pengecekan TKP dan memasang garis polisi di lokasi embung, mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat atas kejadian tersebut.

Anggota Polsek Sukoharjo meminta keterangan saksi-saksi.
Anggota Polsek Sukoharjo meminta keterangan saksi-saksi.

“Laporan yang kami terima, 4 anak-anak mencari durian dikebun tetapi salah satunya terpeleset dan tercebur kedalam embung Pekon Sukamulya sekitar pukul 10.00 WIB,” kata AKP Wahidin.

AKP Wahidin memaparkan, berdasarkan keterangan teman-temannya, hari ini Minggu (7/1) sekitar pukul 09.00 WIB, 4 orang anak salah satunya adalah korban Rangga pergi ke kebun mencari durian, setelah selesai keempatnya pulang dan sesampainya di Pekon Sukamulya korban tercebur kedalam embung kemudian teman-temannya meminta pertolongan karena korban tidak dapat naik ke darat.

Setelah para tetangga korban datang membantu korban naik ke tanah langsung dibawa ke Puskesmas Banyumas, namun sayang korban dinyatakan meninggal dunia.

Korban dalam proses pemandian guna dimakamkan di TPU Pekon
Korban dalam proses pemandian guna dimakamkan di TPU Pekon Sukamulya.

“Berdasarkan pemeriksaan TKP, kedalaman embung mencapai 1,5 meter. Diduga karena korban tidak dapat berenang dan tidak dapat naik ke daratan sehingga kehabisan nafas,” jelasnya.

Saat ini jenazah Rangga Nursaputra dalam proses persiapan pemakaman dan disemayamkan di rumah duka di Pekon Sukamulya Rt/ Rw 05/01 Kecamatan Banyumas.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek menghimbau agar orang tua lebih memperhatikan anaknya saat bermain karena bahaya bisa terjadi dimanapun.

“agar masyarakat atau orang tua lebih memperhatikan keseharian anaknya bermain sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” himbaunya. (*)

Penulis : N.Muslih / Polres Tanggamus
Editor : Alfian Nurnas
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password