Curi Motor, Pelajar 15 Tahun Ini Ditangkap Polisi Dirumahnya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Tim Ranmor Polrestabes Makassar bersama Resmob Polsek Panakukkkang membekuk pelaku pencurian sepeda motor di Jl. Manurukki, Sabtu (06/01/2017).

Tersangka yang berinisial AD alias Abis (15) yang tergolong masih di bawah umur dan masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Makassar.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar menjelaskan penangkapan ini bermula saat pihaknya mendapat informasi dari salah seorang informan bahwa pelaku curanmor lk AD alias Abi(15) menawarkan satu buah sepeda motor seharga Rp.450.000. Sehingga Tim Ranmor Polrestabes Makassar yang didampingi Dantim Ranmor Aiptu Budisman Nur bersama Anggota Resmob Polsek Panakukkang langsung menuju ke rumah tersangka pelaku curanmor.

“Saat kami mendapat informasi tersebut, kami langsung menuju rumah tersangka di Jl. Manurukki dan mengamankan tersangka lk AD alis Abi (15) yang sementara tertidur beserta barang bukti satu buah sepeda motor merk honda supra X warna hitam,” ucap Akp Ivan Wahyudi, S.Ik.

Dari hasil interogasi, tersangka lk AD alias Abi mengakui bahwa benar dirinya telah melakukan pencurian sepeda motor merk Honda Supra X warna hitam di depan Masjid Nurul Huda tepatnya di Jl. Manurukki dengan menggunakan kunci kontak.

Dantim Ranmor Aiptu Budisman Nur juga menjelaskan saat tersangka lk AD alias Abi (15) telah mengambil sepeda motor tersebut, kemudian tersangka curanmor menyembunyikan kendaraan tersebut di sebuah tanah kosong dekat rumah tantenya guna untuk menghilangkan jejak.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Panakukkang guna penyelidikan lebih lanjut.

Aksi pencurian kendaraan bermotor makin terbilang nekat melakukan aksi kejahatannya, meskipun di lokasi yang ramai, juga banyak terjadi seperti di areal parkiran. Pelaku berulah dengan cepat, sehingga sulit terlacak oleh pemilik kendaraan. Peralatan mencuri kendaraan bermotor pun semakin canggih.

Penyebab pencurian pun juga beragam dan terkesan banyak juga yang sepele. Ada yang ditaruh di parkiran kemudian raib, lantas ada juga yang diserobot di jalan, bahkan ada juga yang karena sepele seperti karena ditinggal memancing, ditinggal belanja di dasar dan lainnya.

Dengan kondisi semacam itu, maka hal ini memberi sinyal kepada kita semua para pemilik motor untuk lebih ekstra hati-hati dan waspada bahwa pelaku-pelaku pencuri motor mengintai kekayaan motor kita.

Bisa jadi, semakin banyaknya motor yang dicuri lantaran jumlah sepeda motor juga bertambah sangat banyak di masyarakat. Maka wajar jika pencurian sepeda motor juga banyak yang memenuhi laporan kantor polisi.

Kita tentu tidak bisa melarang pengetatan kepemilikan sepeda motor di masyarakat. Karena bagaimana pun alat transportasi ini memang dibutuhkan masyarakat untuk kemudahan mobilitas.

Namun yang bisa dilakukan adalah memberikan imbauan agar masyarakat pemilik sepeda motor lebih berhati-hati dan waspada. Ketika ditinggal parkir maka harus dipastikan sepeda motor sudah terkunci.

Jangan sampai angka pencurian sepeda motor terus bertambah di masyarakat. Hal itu akan menjadi preseden buruk bagi rasa keamanan masyarakat. Meski sebenarnya penyebab kriminalitas pencurian sepeda motor itu bukan semata-mata karena faktor aparat keamanan tetapi juga karena keteledoran pemilik yang menyebabkan munculnya kesempatan pelaku beraksi.

Penulis : Taufiq

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password