Amankan Pilgub Malut, Kapolda Terjunkan 4.800 Personel dan Kendaraan Taktis

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol Drs. Achmat Juri M.Hum menegaskan siap melakukan pengamanan ekstra pada pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Malut 2018 ini.

“Pada intinya kita akan selalu siap.” singkat Kapolda

Bahkan Kapolda juga menegaskan, sesuai dari hasil pengecekan, baik dari sarana prasarana dan personil yang ada, maka untuk keseluruhan penyelenggara pengamanan pilkada mulai dari pentahapan hingga pada penghitungan dan tahapan-tahapan lainya, pihaknya telah siap baik secara fisik maupun lainnya guna memberikan rasa aman terhadap masyarakat.

“Semua kesiapan kita sudah cukup, bahkan sarana prasana kita kondisinya masih bagus, dan mulai pada hari ini juga segala kelengkapan yang kita miliki sudah bisa digunakan sebagaimana mestinya.” katanya.

Kapolda juga menambahkan, jumlah personil yang dilibatkan dalam melakukan pengamanan Pilgub 2018 ini juga tidak main-main, pasalnya 2/3 kekuatan atau 4.800 lebih personel akan diterjunkan, namun pengamanan ini akan dilakukan sesuai dengan pentahapan yang ada.

“Setiap pentahapan itu berbeda-beda, makanya personil yang kita siapkan ini akan melakukan sebagaimana mestinya.” akunya.

Disentil terkait dengan catatan buruk pada pilkada-pilkada sebelumnya lanjut Kapolda, tentunya pertama anggota akan bergerak pada level FKK, sehingga tidak menginginkan sesuatu yang potensial berkembabang.

“Kita akan coba meredam itu semua, sehingga tidak berkembang seperti dengan pilkada-pilkada sebelumnya.” tegasnya.

Untuk titik rawan pada 10 Kabupaten/Kota di Malut, lanjut Jendral bintang satu, dalam menghadapi pilgub ini semua Kabupaten/Kota dianggap rawan, hanya masalahnya kerawanan itu fulkutuatif, karena kerawanan itu terbagi dalam tiga level yakni potensi rawan, ambang gangguan dan gangguan nyata.

“Tiga kerawanan itu nanti dilihat, dari 10 Kabupaten/Kota itu ada pada level mana, jadi kerawanan politik dan kerawanan keamanan itu berbeda, karena kalau keamanan itu tanggug jawab kita, sementara kerawanan politik itu bukan pada posisi kita.” tuturnya.

Namun demikian menurutnya, pihaknya akan tetap mengikuti dan akan selalu bergerak sesuai dengan konsep yang ada dan akan selalu berusaha sekuat tenaga untuk mematikan api-api kecil yang ada.

“Kita berharap yang penting tidak ada saling memfitnah, saling menzolimi satu dengan yang lain dan kita berharap ini bisa berjalan sejujur-jujurnya, karena ini adalah memilih pemimpin daerah untuk lima tahun kedepan yang lebih baik.” harapnya.

Untuk tahapan tahapan pendaftaran calon Gubernur dan wakil Gubernur sendiri yang tinggal tiga hari lagi, kata Kapolda, pihaknya akan menerjunkan personil khusus yang telah di tempatkan di pos masing-masing salah satunya di KPU.

“Kalau ada yang main-main yang bisa membuat situasi berubah maka akan kita ambil langkah tergas, yang pasti kita bermain pada tataran yang aman dan dilakukan sesuai dengan porsinya.” tegasnya lagi.

Disentil terkait dengan apakah tidak ada permintaan penambahan personil dari Mabes Polri lanjut Kapolda, saat ini dengan segala kesiapan personil dan sarana prasarana yang ada masih bisa mengcover seluruh Kabupaten/Kota di Malut.

“Sampai saat ini situasi di Malut masih aman dan kondusif, jadi semuanya masih bisa kita cover dengan baik, yang pasti saya optimis bisa ciptakan situasi aman di 10 Kabupaten/Kota ini.” pungkasnya.

Penulis             : Wanto Tftt

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password