Polisi dan Petugas Bea Cukai Amankan Kapal Bermuatan 100 Ton Pakaian Bekas di Sangtombolang

bolmong - bea cukai

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Kepolisian Resor Bolaang Mongondow dan Polsek Sangtombolang memback up Petugas Cukai dan Kepabeanan Provinsi Sulut dalam upaya penangkapan sebuah kapal mesin tanpa nama di Pelabuhan alam Desa Pangi Kecamatan Sangtombolang, Rabu (3/1/2018) sekira pukul 11.45 Wita.

Tim Maleo yang dipimpin oleh Ipda Wayan Budha saat mendapat informasi langsung menuju sasaran dimana Kapal tersebut bersandar. Dibantu Aparat Poksek Sangtombolang dan Petugas Bea cukai melakukan penggeledahan di kapal tersebut.

Benar, kapal kayu dua dek tersebut mengangkut 2.500 bantalan pakaian bekas (ballpres) dengan bobot kurang lebih 100 ton.

Pakaian bekas tersebut diduga didatangkan dari Malaysia, masuk melalui Tarakan/Kalimantan untuk dipasok ke wilayah Sulut.

Saat penggerebekan dilakukan, Nakhoda Kapal dan ABK sudah menghilang dengan membawa automat Mesin Kapal, sehingga Kapal tidak dapat dihidupkan.

Kapal dan barang bukti tersebut rencananya akan dibawa ke Kantor Bea Cukai Manado untuk proses lebih lanjut.

Menurut keterangan salah satu petugas Cukai saat ditemukan Kapal tersebut sedang melakukan embarkasi, dimana telah disiapkan 7 buah mobil truck yang siap mengangkut barang/pakaian bekas tersebut.

Dari hasil penyelidikan Tim Maleo dan aparat Polsek, diperoleh informasi bahwa barang-barang (ballpress) tersebut milik dari lelaki Azis, namun informasi lengkap tentang Identitas lelaki Aziz masih dalam upaya penyelidikan.

Kapolres Bolmong AKBP.Gani F. Siahaan, SIK, MH, membenarkan penangkapan tersebut. “Ya benar ada Kapal yang bersandar di pelabuhan alam Desa Pangi. Saya sudah menurunkan Tim ke TKP untuk membantu Petugas Bea Cukai disana,” terang Kapolres.

Disinggung tentang identitas Kapal tersebut Kapolres Bolmong menjelaskan bahwa Kapal tersebut tanpa nama, namun pada sebuah pelampung kapal yang ditemukan nertuliskan “Rosalina 01”. “Nakhoda dan ABK saat Tim kami tiba dilokasi, sudah tidak berada ditempat dan sedang dalam upaya pencarian,” terang Kapolres Bolmong.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan penyelundupan Ballpres ini mengganggu perekonomian dan merugikan negara. Para pelaku dapat dijerat dengan Uu no.17 tahun 2006 pasal 102 huruf (a), tentang perubahan atas UU No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Sementara itu Kapolsek Sangtongbolang saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan upaya penyelidikan. “Tidak menutup kemungkinan diantara sejumlah pakaian bekas tersebut terdapat barang berbahaya berupa Narkoba dan lain sebagainya. Makanya kami akan cek satu persatu barang tersebut. Jika ditemukan maka proses hukum terhadap pemasok barang tersebut akan kami lakukan,” tandasnya.

Penulis: Humas Polres Bolmong
Editor: Alfian
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password