Polres Minahasa Utara dan Jajaran Mulai Lakukan Razia Petasan dan Kembang Api

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Menjelang malam pergantian tahun, peredaran dan penjualan kembang api dan petasan marak terjadi di Kabupaten Minahasa Utara.

Terkait hal tersebut, jajaran Kepolisian di Polres Minahasa Utara (Minut) mulai melakukan razia terhadap petasan dan kembang api yang tidak memiliki kualifikasi ijin.

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Minut misalnya, menyita sejumlah kembang api di wilayah Airmadidi. Diantaranya, kembang api mega jumbo bsi 880 sebanyak 12 dos, kembang api super jumbo bsi 881 sebanyak 53 dos, kembang api super jumbo bsi 882 sebanyak 13 dos, kembang api lilin kecil sebanyak 5 bungkus, kembang api pendekar sebanyak 49 dos dan kembang api rubby boy sebanyak 1 dos.

Barang bukti tersebut disita dari salah satu toko di Airmadidi yang disinyalir tidak memiliki ijin dari Kepolisian untuk menjual kembang api.

minut - razia petasan di airmadidi

Kapolres Minut melalui Kasat Reskrim AKP Ronny Maridjan mengatakan bahwa operasi tersebut adalah untuk meminimalisir peredaran petasan dan kembang api yang mempunyai daya ledak yang tinggi, karena hal tersebut membahayakan masyarakat.

“Kegiatan operasi petasan tersebut akan dilakukan secara rutin oleh Satuan Reskrim Polres Minut dan jajaran sampai malam pergantian tahun,” tandasnya di Mako Polres, Kamis (28/12/2017).

Razia yang sama juga digelar Polsek Airmadidi. Dipimpin langsung Kapolsek AKP Edi Susanto, aparat melakukan razia kembang api di Kelurahan Airmadidi Atas Lingkungan I. Beberapa item kembang api yang tidak sesuai ijin dari Direktorat intelkam disita oleh aparat di wilayah tersebut.

Operasi juga dilakukan di wilayah Kecamatan Dimembe dan Talawaan. Sejumlah warung dan toko dilakukan pemeriksaan oleh aparat yang dipimpin oleh Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto.

Penulis: Humas Polres Minut
Editor: Alfian
Publish: Supri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password