Nurlana Menolak Diam Saat Warganya Mengalami Kesusahan

Aipda Nurlana Saat Mengobati Kaki Papin doan Hasan
Aipda Nurlana Saat Mengobati Kaki Papin doan Hasan

Tribratanews.polri.go.id-taliwang, Sungguh beruntung warga Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), memiliki seorang Bhabinkamtibmas seperti Aipda Nurlana. kehadiran sosoknya di tengah-tengah masyarakat seakan menjadi figure sentral yang selama ini menjadi dambaan akan Polisi dermawan yang selalu peka akan apa yang menjadi kendala maupun kesusahan yang ada di wilayah binaanya. Rasa peduli yang di campur dengan sebuah keikhlasan seakan menjadi sebuah tetes air hujan yang membasahi krisis rasa peduli yang saat ini kerap kita jumpai.

Nurlana datang menjenguk seorang lansia berusia 100 tahun, Papin Doan Hasan yang kakinya sedang dalam keadaan sakit kemarin Senin (16/01).

Papin Doan merupakan marbot di sebuah masjid di Desa seteluk, tetapi karena pengahasilanya sebagai marbot  terkadang kurang untuk memenuhi kehidupannya yang masih mempunyai seorang istri, ia harus melakoni pekerjaan lain yaitu sebagai pemandi jenazah.

Keadaan tersebutlah yang membuat Papin Doan selama ini hanya diam walaupun ia tahu bahwa kakinya dalam keadaan sakit. Tetapi Nurlana menolak untuk diam jikalau ada seorang warga binaanya sedang mengalami kesusahan. Hari itu Nurlana datang ke rumahnya  untuk membawakan obat untuk mengobati penyakit yang di alaminya.

terpancar keharuan dari wajah lansia 100 tahun itu, karena masih ada orang lain yang perhatian dan sangat peduli akan apa yang menjadi kesusahanya selama ini .

Dijelaskan Nurlana “Papin Doan juga sempat menyampaikan kekhawatirannya jika ia meninggal, Siapakah yang akan menggantikanya memandikan jenazah? Saya jawab, saya bersedia menggantikan dan jangan sungkan-sungkan, saya siap kapan saja dibutuhkan untuk membantu Papin memandikan jenazah”ungkap Aipda Nurlana”.

Keperdulian yang sangat sederhana namun akan sangat bermakna jika di berikan kepada orang yang membutuhkan. Dari pengalaman Nurlana sangat banyak hikmah yang bisa kita petik salah satuya adalah janganlah kita ragu memberi setitik kebaikan, karena kebaikan yang kita beri akan nampak seperi sebuah hamparan lautan jika kita memberikanya kepada orang yang membutuhkan.(lf)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password