Polres Luwu Timur Amankan Satu Unit Mobil Box yang Mengangkut Ribuan Botol Miras

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Guna menjaga keamanan dan kenyamanan warga menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun baru 2018, Polres Luwu Timur, Kamis (21/12) bertempat dihalaman kantor Polres Luwu Timur menggelar Press Release hasil pelaksanaan cipta kondisi (Cipkon) berupa barang bukti ribuan botol Minuman Keras (Miras) berbagai jenis yang berhasil diamankan beberapa hari ini.

Miras tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan personel Polres Luwu Timur. Tak hanya itu, sejumlah barang sitaan lainnya seperti Senjata Tajam (Sajam).

Diantaranya, sebuah mobil box yang berisikan 1.476 botol minuman keras (Miras) berbagai jenis yang rencana akan di salurkan di berbagai daerah di Kabupaten Luwu Timur

Kapolres Luwu Timur AKBP Leonardo Panji Wahyudi  dalam Press Releasenya menjelaskan, ia didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara dan para Kapolsek telah bersama-sama berhasil melakukan pelaksanaan Cipta Kondisi menjelang Natal 2017 dan tahun baru 2018 di wilayah hukum Polres Luwu Timur melalui kegiatan razia, miras, sajam, dan premanisme.

“Barang bukti miras didapat dari 3 Laporan Polisi di 3 Tkp berbeda,dan segera kami akan musnakan,” ungkap Kapolres Luwu Timur.

Ada puluhan ribu kasus miras. Tiap hari ada saja pemberitaan orang mabuk miras membunuh orang, memperkosa orang atau melakukan kejahatan kriminalitas lainnya.

Kalau dari sisi kesehatan sudah tidak usah diperdebatan lagi. WHO menyebutkan, mengonsumsi miras menyebabkan lebih dari 200 masalah kesehatan. Termasuk sirosis hati dan beberapa jenis kanker.

Sementara US National Criminal Victimization Survey (1991) menemukan lebih dari ¼ kejahatan kekerasan terjadi di bawah pengaruh miras. Akibat miras memiliki pengaruh besar terhadap terjadinya pembunuhan.

Didalam Islam minuman keras (miras) adalah minuman yang haram, selain haram minuman ini juga berbahaya bagi individu dan bagi masyarakat. Bahkan dapat dikata, khamar adalah biangnya kerusakan lainnya. Allah Ta’alaberfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah rijsun termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS. Al Ma-idah: 90-91)

Dalam ayat ini dari beberapa sisi kita dapat melihat keharaman khamar:

  1. Khamar dalam ayat tersebut dikaitkan dengan penyembahan pada berhala.
  2. Allah menyebut rijsun (kotor).
  3. Khamar termasuk perbuatan setan. Setan pastilah datang dengan membawa kejelekan dan hal yang kotor.
  4. Kita diperintahkan untuk menjauhi khamar.
  5. Seseorang yang menjauhinya akan mendapatkan keberuntungan. Jika seseorang malah mendekati khamar, malah termasuk orang yang merugi.
  6. Khamar dapat menimbulkan permusuhan dan kebencian.
  7. Allah menutup dengan mengatakan, berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Allah melaknat khamar, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya,penjualnya, pembelinya, orang yang memerasnya, orang yang mengambil hasil perasannya, orang yang mengantarnya dan orang yang meminta diantarkan.” (HR. Abu Daud, no. 3674; Ibnu Majah no. 3380. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhibno. 2356)

Penulis : Harmeno

Editor : Alfian

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password