Pelaku Penipuan Seleksi Model Cilik Diringkus Resmob Polres Ternate

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Tim Buru Sergab (Buser) Kepolisian Resor (Polres) Ternate tidak membutuhkan waktu lama untuk mengungkap tersangka kasus penipuan terhadap seleksi model yang dilakukan secara nasional termasuk di Maluku Utara (Malut).

Kapolres Ternate, AKBP Kamal Bahtiar S.ik didampingi Kasat Reskrim AKP Moch Arinta Fauzi dan Kanit Resmob saat melakukan press release di Mapolres Ternate, Selasa (19/12/2017) sore tadi mengatakan, tersangka Sulistiyo Oct. Puluhulawa diduga melakukan penipuan dan penggelapan senilai 135 juta kepada 31 Korban yang mengekuti Ivent Model junior atau IMS, pada Bulan Oktober lalu di Kota Ternate.

Kapolres menambahkan, tersangka yang diketahui berasal dari Palangkaraya itu melakukan tindakan penipuan kepada 31 peserta model IMS, dan kasus itu terugkap setelah para korban malaporkan laporan polisi di Mapolres Ternate.

“Tindaklajuti laporan itu, tim Buser yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Ternate, langsung bergerak menuju Kota Palangkaraya dengan dibekali ITE guna mendeteksinya, pada 15 Desember kemarin.” ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres, kronologis kejadian ini bermula dari perekrutan Ivent Model Junior (IMS) 15 Oktober bertempat di Land Mark, tersangka Sulistiyo merupakan ketua panitia pelaksana dan perekrutan model ini sebanyak 70 peserta kemudian disaring atau diseleksi menjadi 31 model yang dibagi kelas A sebanyak 11 peserta dan kelas B sebanyak 20 peserta, dan dari jumlah tersebut 31 peserta langsung terpilih untuk dilakukan seleksi di Jakarta.

“Pelaku melarikan diri dengan membawa sejumlah uang yang telah disetorkan oleh peserta sebagai biaya pendaftaran per orang 5 juta yang ditotalkan dari 31 peserta senilai 135 juta.” akunya.

Lanjut Kapolres, tersangka juga menjanjikan uang tiket pesawat pergi pulang kepada beberapa peserta, namun hal itu tidak terealisasi dan para peserta diberangkatkan menggunakan biaya masing-masing.

“Pelaku berangkat ke Jakarta setelah dua hari, namun dia (Tersangka) langsung terbang mengunakan pesewat menuju Malaysia dan Singapura untuk jalan-jalan, dan tidak menemui para peserta di Jakarta.” katanya.

Kapolres juga menegaskan, untuk kasus ini, tersangka dijerat dengan pasal 373 ayat (1) subsider 378 ayat (1) KHUP dengan ancaman palinag lama 4 tahun penjara.

“Kasus ini masih terus kita kembangkan lagi.” Pungkas Kapolres

Penulis            : Isra

Editor              : Alfian Nur

Publish            : Mandala

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password